UPDATE TERBARU
Memuat berita terbaru...
IKLAN
Sorotan Utama

Fenomena Kasus Bunuh Diri dan Remaja di Brebes Jadi Perhatian, Camat Bantarkawung Ambil Sikap

×

Fenomena Kasus Bunuh Diri dan Remaja di Brebes Jadi Perhatian, Camat Bantarkawung Ambil Sikap

Sebarkan artikel ini
⚡ RINGKASAN
Camat Bantarkawung Brebes gelar forum bersama tokoh masyarakat atasi kasus bunuh diri, kenakalan pelajar, dan ODGJ demi ketahanan sosial desa.

Portal Pantura, Brebes – Deretan peristiwa kekerasan dan aksi bunuh diri di Kecamatan Bantarkawung, Kabupaten Brebes, memantik perhatian serius pemerintah daerah. Berbagai elemen mulai dari anggota DPRD, tokoh masyarakat, tokoh agama, hingga tokoh pemuda turut merapatkan barisan.

Camat Bantarkawung, Wartoid, S.IP., M.Si., menegaskan bahwa fenomena sosial yang meresahkan ini wajib disikapi secara bersama-sama. Seluruh pihak perlu duduk satu meja guna merumuskan solusi melalui pendekatan yang elegan serta humanis.

“Kami tidak ingin menyikapi persoalan sosial ini secara parsial. Semua pihak harus duduk bersama dengan pendekatan yang elegan dan humanis. Inilah tujuan Forum Komunikasi Publik ini,” ujar Wartoid.

Deretan Masalah Sosial di Bantarkawung

iklan

Kecamatan Bantarkawung belakangan ini dihadapkan pada rentetan kasus meninggal dunia yang diduga karena bunuh diri di beberapa desa. Selain itu, terdapat pula berbagai kasus tindak pidana yang menuntut perhatian khusus dari aparat berwenang.

Persoalan lain yang tidak kalah mendesak adalah laporan dari Puskesmas Buaran mengenai dugaan penyalahgunaan obat terlarang di kalangan pelajar. Keberadaan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang berkeliaran di ruang publik juga membutuhkan penanganan segera.

Akar Masalah dan Keterlibatan Pemkab Brebes

Wartoid memaparkan bahwa akar dari berbagai persoalan tersebut sangat kompleks dan saling berkaitan erat. Faktor utama pemicunya meliputi himpitan ekonomi, disharmoni keluarga, hingga tekanan psikologis berat yang dirasakan warga.

Pihaknya sangat mengharapkan adanya dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Brebes agar langkah preventif bisa berjalan berkelanjutan. Program pencegahan ini ditargetkan mampu menjangkau seluruh dari 18 desa di wilayah Kecamatan Bantarkawung.

Penguatan Tiga Pilar Utama Penanganan

Camat Wartoid menegaskan bahwa penanganan tidak boleh berhenti hanya pada ranah penindakan hukum semata. Pemerintah harus lebih mengedepankan aspek pencegahan dini serta meningkatkan kepekaan sosial di tengah masyarakat.

“Untuk kasus yang berkaitan dengan kesehatan mental dan kerentanan sosial, kami sepakat untuk memperkuat tiga hal: keluarga, lingkungan, dan spiritualitas,” jelasnya.

Pembentukan Forum Komunikasi Desa

Forum strategis ini akhirnya menyepakati sejumlah langkah konkret untuk mencegah meluasnya kasus kerentanan sosial di masyarakat. Langkah awal yang diambil adalah membentuk Forum Komunikasi Desa yang melibatkan pemerintah desa, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas.

Yudhi P

Terbaru dari Yudhi P