IKLAN
EkonomiSorotan Utama

Prediksi Kurs Dolar AS dan Pergerakan Rupiah Akhir Agustus 2026

Avatar photo
×

Prediksi Kurs Dolar AS dan Pergerakan Rupiah Akhir Agustus 2026

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi trading. Foto: Hanna Pad/pexels.
Ilustrasi trading. Foto: Hanna Pad/pexels.

Portal Pantura – Pasar keuangan dalam negeri menyambut awal pekan dengan nada optimis. terhadap dolar AS diproyeksikan bergerak stabil dan berpotensi melanjutkan tren penguatan pada perdagangan Senin, 24 Agustus 2026. Langkah strategis Bank Indonesia menjaga suku bunga acuan turut membentengi ketahanan mata uang Garuda di tengah dinamika ekonomi global.

Pergerakan nilai tukar uang pada perdagangan pekan ini menjadi momen krusial bagi para pelaku pasar dan investor untuk memantau stabilitas ekonomi nasional.

Proyeksi Pergerakan Pekan Ini

IKLAN

Konsensus sejumlah analis dan lembaga riset teknikal memperkirakan rupiah pada perdagangan awal pekan akan bergerak di rentang Rp 17.640 hingga Rp 17.700 per dolar AS. Titik tengah pergerakan diperkirakan berada di level Rp 17.670 per dolar AS.

Jika proyeksi ini terealisasi, mata uang rupiah melanjutkan posisi positif setelah pada penutupan pekan sebelumnya berada di kisaran Rp 17.685 hingga Rp 17.694 per dolar AS. Capaian tersebut mencatatkan level penguatan harian sekitar 0,30 persen sekaligus menjadi posisi terkuat sejak Mei 2026.

Hingga penutupan bulan ini, pergerakan diperkirakan berpeluang menguat secara bertahap menuju kisaran Rp 17.525 hingga Rp 17.550 per dolar AS. Potensi penguatan sepanjang sisa bulan Agustus diproyeksikan mencapai 0,7 hingga 0,9 persen.

Suku Bunga Bank Indonesia dan Sentimen Global

Langkah Bank Indonesia (BI) mempertahan suku bunga acuan pada level 5,75 persen menjadi pondasi utama pendukung ketahanan mata uang domestik. Keputusan ini mempertegas komitmen otoritas moneter dalam mengawal stabilitas nilai tukar serta mengendalikan inflasi nasional.

Selain kebijakan moneter dalam negeri, pelemahan indeks dolar AS secara global membuka ruang bagi penguatan rupiah. Sikap ramah pasar dari para pelaku ekonomi tefrfleksikan pada dominasi sentimen positif bagi pergerakan mata uang kawasan berkembang.

Faktor Kunci yang Mempengaruhi Pergerakan Kurs

Terdapat beberapa indikator utama yang perlu dicermati oleh para pelaku pasar selama sisa bulan Agustus 2026:

Sentimen Kebijakan The Fed

Arah kebijakan suku bunga acuan Bank Sentral Amerika Serikat (The Fed) menjadi fokus utama. Isu mengenai potensi penurunan suku bunga AS berpeluang menekan posisi dolar AS sekaligus memberi dorongan bagi mata uang rupiah untuk menguat lebih cepat.

Arus Modal Asing dan Kinerja Ekspor

Masuknya aliran modal asing (capital inflow) ke instrumen Surat Berharga Negara (SBN) serta pasar saham domestik memperkuat cadangan devisa. Di sisi lain, kinerja ekspor komoditas unggulan seperti minyak kelapa sawit (CPO), batu bara, dan nikel tetap konsisten menyokong neraca perdagangan nasional.

Operasi Pasar Valas Bank Indonesia

Intervensi terukur Bank Indonesia di pasar valuta asing dan pasar uang tetap dijalankan secara aktif untuk meredam potensi volatilitas berlebih, sehingga pergerakan nilai tukar tetap berada dalam koridor yang aman bagi iklim usaha.***

Tim Redaksi

Yudhi P
Reporter Yudhi P
---
Penulis ---
Portal Pantura
Editor Portal Pantura
Yudhi P

Terbaru dari Yudhi P