Portal Pantura, Brebes – Keberadaan karaoke dan bilyard di Toserba ASS, Desa Jatisawit, Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes menuai sorotan warga. Mereka menilai fasilitas hiburan di pusat perbelanjaan tersebut mengganggu ketenangan lingkungan.
Keluhan warga mencuat dalam pertemuan dengan manajemen Toserba ASS di Balai Desa Jatisawit, Kamis (18/9/2025) sore. Pertemuan ini digelar untuk menjembatani keresahan warga terkait aktivitas hiburan malam di kawasan tersebut.
Yuli, salah satu warga RW 01 Jatisawit, mengaku keberatan dengan aktivitas karaoke yang beroperasi hingga dini hari. Ia menilai akses jalan menuju lokasi hiburan melewati permukiman, sehingga mengganggu kenyamanan warga sekitar.
“Kami menolak keberadaan karaoke di ASS,” tegas Yuli. Menurutnya, keluhan warga selama ini kurang mendapat respons dari pihak pengelola.
Tak hanya soal jam operasional, warga juga menyoroti proses pembangunan gedung beberapa waktu lalu. Sejumlah warga merasa terganggu dan menuntut kompensasi atas dampak yang ditimbulkan selama proyek berlangsung.
Kepala Desa Jatisawit, Dedi Susilo Wibowo, mengaku belum mengetahui secara jelas keberadaan karaoke tersebut. “Setahu saya tempat itu untuk bioskop,” ujarnya.
Sementara itu, Manajer Karaoke Gilang menyatakan pihaknya akan berkoordinasi dengan pemilik Toserba ASS. “Kami akan konsultasi lebih dulu dengan owner,” katanya.
Karaoke dan bilyard di Toserba ASS dikelola CV Jafran Entertainment, anak usaha dari Grup Dedy Jaya. Grup ini juga menaungi sejumlah bisnis di Brebes, mulai dari hotel, rumah sakit, biro perjalanan, hingga perguruan tinggi.
Meski pihak pengelola berjanji menindaklanjuti keluhan warga, perdebatan tentang keberadaan karaoke dan bilyard di Toserba ASS masih menjadi perhatian publik. Warga berharap ada solusi yang berpihak pada ketenangan lingkungan sekaligus memperhatikan keberlanjutan usaha.***
Tim Redaksi
