TERBARU
Memuat berita terbaru...
IKLAN
Keuangan & Bisnis

Harga Bitcoin Anjlok ke $76.00ribuan, Ini Pemicunya!

×

Harga Bitcoin Anjlok ke $76.00ribuan, Ini Pemicunya!

Sebarkan artikel ini
Harga Bitcoin Anjlok ke .00ribuan, Ini Pemicunya!
Ilustrasi Bitcoin. (Foto: Pixabay/pexels)
IKLAN
⚡ RINGKASAN
Harga Bitcoin anjlok ke US$76.000 awal November 2026 akibat tekanan saham teknologi AS dan pemilu sela. Simak analisis lengkap CEO FLOQ di sini.
Ukuran teks

Rontoknya Saham Teknologi Raksasa Wall Street

Faktor utama yang menjadi katalis negatif bagi pergerakan harga adalah kejatuhan bursa saham utama Amerika Serikat. Pada sesi perdagangan tanggal 5 November, indeks Nasdaq Composite terkoreksi dalam sebesar 4,7%.

Indeks S&P 500 secara bersamaan turut melemah sebesar 3,5% akibat aksi ambil untung massal. Tekanan paling parah dirasakan oleh emiten teknologi semikonduktor terkemuka dunia.

Saham perusahaan kecerdasan buatan Nvidia terkoreksi sebesar 7,5%. Di sisi lain, saham AMD mengalami kejatuhan paling parah dengan anjlok sekitar 14,6% dalam satu sesi perdagangan.

iklan

“Kondisi tersebut memperlihatkan bagaimana perubahan sentimen di pasar saham dapat merembet ke pasar kripto. Ketika investor mulai mengurangi eksposur terhadap aset berisiko, dan aset digital lainnya berpotensi ikut mengalami tekanan jual,” jelas Yudho.

Fluktuasi Arus Dana ETF Spot

Dinamika pasar kripto pada awal November 2026 juga diwarnai oleh pergerakan arus dana keluar dan masuk pada produk ETF spot di bursa Amerika Serikat. Produk investasi institusional ini sempat mencatatkan tren negatif yang cukup mengkhawatirkan.

Pada 3 November, produk ETF spot mencatatkan arus keluar bersih atau net outflow sebesar US115,6 juta. Secara akumulatif, total penarikan dana institusional tersebut bahkan telah melampaui angka US1,15 miliar dalam tiga sesi perdagangan beruntun.

Meski demikian, secercah harapan sempat muncul sehari berselang pada 4 November. ETF spot kembali mencatatkan arus masuk bersih atau net inflow sebesar US$74,6 juta.

“Arus dana ETF sempat kembali positif, hal ini belum cukup untuk memastikan pemulihan harga secara berkelanjutan. Investor masih perlu mencermati perkembangan sentimen global dan stabilitas pasar dalam beberapa pekan ke depan,” ujar Yudho.

Lonjakan Likuiditas Pasar Derivatif

Tekanan jual yang terjadi secara mendadak turut memicu badai likuidasi besar-besaran di pasar derivatif kripto. Data internal dari FLOQ mencatat total likuidasi global mencapai kisaran US$1,08 miliar hanya dalam kurun waktu 24 jam.

Sebagian besar dari angka tersebut, yakni sebesar US$954,38 juta, berasal dari posisi long para trader. Besarnya angka likuidasi ini mengindikasikan bahwa banyak pelaku pasar yang berspekulasi pada kenaikan harga justru terjebak ketika Bitcoin mengalami pembalikan arah secara tajam.

Sumber:Vritime

Setyo

Terbaru dari Setyo