Portal Pantura, Brebes – Badan Usaha Milik Desa Bersama (BUMDESMA) UPK Berkah Tonjong mencatatkan kinerja positif sepanjang 2025. Lembaga ekonomi desa di Kabupaten Brebes ini membukukan surplus 12 persen senilai Rp1,2 miliar.
Direktur BUMDESMA UPK Berkah Tonjong Saeruroh mengungkapkan capaian tersebut dalam laporan tahunan di Aula Kecamatan Tonjong, Senin (26/1/2026). Pertumbuhan surplus diiringi peningkatan penyertaan modal dari pemerintah desa sebesar 200 persen.
“Penyertaan Modal semula Rp120 juta kini meningkat menjadi Rp375 juta,” kata Saeruroh.
Tiga Desa Belum Menyetor Modal
Meski ada peningkatan modal, tiga desa belum menyertakan dana ke BUMDESMA. Padahal penyertaan modal menjadi syarat kepemilikan badan usaha bersama ini.
Saeruroh menekankan pentingnya komitmen semua desa anggota. Tanpa penyertaan modal, desa tidak bisa mengklaim kepemilikan atas BUMDESMA.
Aset Tumbuh Jadi Rp13 Miliar
Unit usaha Dana Bergulir Masyarakat (DBM) mencatat pertumbuhan aset signifikan. Dari Rp12,2 miliar di 2024 naik menjadi Rp13,3 miliar di 2025.
Unit Kredit Modal Desa (KMD) juga tumbuh pesat. Pendapatan KMD melonjak dari Rp194,3 juta di 2024 menjadi Rp396,5 juta di 2025.
Pendapatan DBM tahun 2025 mencapai Rp2,5 miliar. Sementara KMD meraup Rp36,6 juta. Angka tersebut belum dipotong biaya operasional.
BUMDESMA ini melayani 200 kelompok dan 1.271 nasabah individu. Jumlah nasabah yang besar menunjukkan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga keuangan desa.
Surplus Belum Bisa Dibagi ke Desa
Meskipun surplus cukup besar, bagi hasil ke desa ditunda. Dana surplus akan dialokasikan untuk penambahan modal pinjaman tahun 2026.

