“Pada akhirnya diperkirakan akan terjadi penembusan ke atas. Target kenaikan saya berada di US$4.515,63, dan US$5.000 masih merupakan target yang valid,” ujarnya.
Perak Ikut Terkoreksi, Platinum dan Paladium Menguat
Harga perak mengikuti jejak emas dengan anjlok 1,29% ke US$65,43 per troy ons pada perdagangan Kamis. Penurunan ini kontras dengan kenaikan hampir 4% pada Rabu yang menempatkan perak di level tertinggi US$66,28 per troy ons.
Pada Jumat pukul 06.26 WIB, perak menguat tipis 0,17% ke US$65,54 per troy ons. Sepanjang 2025, perak mencatat kenaikan fantastis 126% secara year-to-date, melampaui kinerja emas berkat lonjakan permintaan investasi dan kekhawatiran defisit pasokan.
Sementara itu, platinum naik 1,2% menjadi US$1.922,05 per ons, level tertinggi dalam lebih dari 17 tahun. Paladium juga melonjak 3,7% ke hampir tiga tahun tertinggi di US$1.708,72.
“Gelombang kenaikan harga logam mulia kini menyebar dari perak ke platinum. Harga platinum terdorong oleh permintaan kuat dari China,” tulis Commerzbank dalam laporannya.
Pelaku pasar kini menanti keputusan The Fed pada pertemuan Januari untuk menentukan arah pergerakan emas dan logam mulia lainnya di awal tahun 2026.***

