Portal Pantura – Harga emas yang dijual melalui Pegadaian pada Selasa, 24 Februari 2026, terpantau masih bertahan di level tinggi. Penguatan ini sejalan dengan tren positif harga emas di pasar global yang terus mendapat tekanan dari ketidakpastian ekonomi internasional serta fluktuasi nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat.
Berdasarkan data resmi yang diperbarui Pegadaian, harga emas digital tercatat di angka Rp29.610 per 0,01 gram untuk harga beli, sementara harga jual berada di posisi Rp28.570 per 0,01 gram. Angka tersebut kian mendekati level psikologis Rp30.000 per 0,01 gram yang belakangan ini menjadi perhatian banyak investor ritel.
Dua Merek, Dua Pilihan
Pegadaian menyediakan emas batangan dari dua merek utama, yakni Galeri 24 dan UBS. Keduanya hadir dalam berbagai denominasi, mulai dari 0,5 gram hingga 100 gram, sehingga bisa disesuaikan dengan kemampuan dan tujuan investasi masing-masing pembeli.
Harga Emas Galeri 24 Hari Ini
| Berat | Harga |
|---|---|
| 0,5 gram | Rp1.607.000 |
| 1 gram | Rp3.063.000 |
| 2 gram | Rp6.051.000 |
| 5 gram | Rp15.018.000 |
| 10 gram | Rp29.955.000 |
| 25 gram | Rp74.484.000 |
| 50 gram | Rp148.850.000 |
| 100 gram | Rp297.553.000 |
Harga Emas UBS Hari Ini
| Berat | Harga |
|---|---|
| 0,5 gram | Rp1.663.000 |
| 1 gram | Rp3.078.000 |
| 2 gram | Rp6.107.000 |
| 5 gram | Rp15.091.000 |
| 10 gram | Rp30.023.000 |
| 25 gram | Rp74.911.000 |
| 50 gram | Rp149.513.000 |
| 100 gram | Rp298.908.000 |
Selisih Harga Galeri 24 vs UBS: Apa Sebabnya?
Secara umum, harga emas UBS tercatat sedikit lebih tinggi dibandingkan Galeri 24 pada setiap ukuran. Selisihnya bervariasi, mulai dari puluhan ribu rupiah pada denominasi kecil, hingga lebih dari Rp1 juta untuk ukuran 100 gram.
Perbedaan harga ini bukan tanpa alasan. Faktor yang memengaruhinya mencakup proses produksi, standar sertifikasi, serta mekanisme distribusi yang diterapkan oleh masing-masing produsen. Kedua produk tetap memiliki sertifikasi resmi yang menjamin keaslian dan kemurnian emas.
Tren Sepekan: Menguat Bertahap
Apabila dicermati dalam rentang sepekan terakhir, harga emas Pegadaian menunjukkan kenaikan bertahap. Penguatan ini tidak terlepas dari pergerakan harga emas dunia yang didorong oleh meningkatnya permintaan aset safe haven di tengah gejolak geopolitik dan ketidakpastian kebijakan moneter bank sentral Amerika Serikat, the Fed.
Nilai tukar rupiah yang bergerak fluktuatif terhadap dolar AS turut menjadi faktor pembentuk harga emas domestik. Ketika rupiah melemah, harga emas dalam mata uang lokal cenderung naik mengikuti konversi kurs.
Tips Sebelum Membeli Emas di Pegadaian
Emas masih menjadi instrumen investasi pilihan utama masyarakat Indonesia, terutama sebagai pelindung nilai (hedging) dari ancaman inflasi dan volatilitas pasar keuangan. Namun, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum bertransaksi:
Perhatikan spread beli-jual. Selisih antara harga beli dan harga jual merupakan biaya implisit yang harus diperhitungkan investor. Semakin kecil spread, semakin efisien transaksi.
Pilih denominasi sesuai tujuan. Untuk investasi jangka panjang, denominasi besar umumnya menawarkan harga per gram yang lebih efisien. Sementara denominasi kecil lebih fleksibel untuk pemula.

