Portal Pantura, Brebes – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-127 yang digelar Kodim 0713/Brebes tak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur. Di Desa Cikuya, Kecamatan Bantarkawung, kebersamaan antara prajurit TNI dan masyarakat juga terjalin melalui kegiatan keagamaan.
Selasa malam (24/02/2026), suasana khidmat terasa di Mushola Riyadhul Huda, Desa Cikuya. Usai pelaksanaan shalat Tarawih berjamaah, anggota Satgas TMMD bergabung bersama warga untuk melaksanakan tadarus Al-Qur’an. Lantunan ayat suci terdengar bersahut-sahutan, menciptakan suasana religius di tengah rangkaian kegiatan pembangunan desa.
Kegiatan tersebut dipimpin oleh Serda Cakra Buana, salah satu personel Satgas TMMD yang memiliki kemampuan membaca Al-Qur’an dengan baik. Ia bersama remaja masjid dan tokoh masyarakat setempat memandu jalannya tadarus hingga selesai.
Menurut Serda Cakra Buana, kegiatan rohani ini menjadi bagian penting dari pelaksanaan TMMD. Tidak hanya menjalankan tugas pembangunan fisik, prajurit TNI juga berupaya membangun kedekatan emosional dengan masyarakat melalui pendekatan spiritual.
“Melalui tadarus ini, kami ingin memperkuat iman sekaligus menjalin silaturahmi dengan warga. Kehadiran kami di sini bukan semata membangun infrastruktur, tetapi juga membangun kebersamaan,” ujarnya di sela kegiatan.
Program TMMD Reguler ke-127 yang dilaksanakan oleh Kodim 0713/Brebes di Desa Cikuya memang difokuskan pada percepatan pembangunan desa, baik fisik maupun nonfisik. Selain pembangunan sarana infrastruktur, Satgas juga aktif dalam kegiatan sosial dan kemasyarakatan.
Kehadiran prajurit TNI dalam kegiatan keagamaan mendapat respons positif dari masyarakat. Warga mengaku merasa lebih dekat dan nyaman dengan anggota Satgas yang turut berbaur dalam aktivitas ibadah.
Salah satu tokoh masyarakat Desa Cikuya menyampaikan apresiasinya atas partisipasi TNI dalam kegiatan tadarus. Menurutnya, keterlibatan prajurit dalam aktivitas keagamaan menunjukkan bahwa kemanunggalan TNI dan rakyat bukan sekadar slogan.
“Warga merasa senang karena bapak-bapak TNI tidak hanya bekerja di siang hari, tetapi juga ikut beribadah bersama kami. Ini membuat hubungan semakin akrab,” ungkapnya.
Kegiatan tadarus tersebut juga menjadi ruang interaksi antara generasi muda desa dengan anggota TNI. Remaja masjid tampak antusias mengikuti bacaan ayat suci yang dipandu Serda Cakra Buana. Momentum ini dinilai mampu memberikan teladan positif bagi anak-anak muda, terutama dalam memaknai bulan suci dengan kegiatan yang bermanfaat.

