UPDATE TERBARU
Memuat berita terbaru...
IKLAN
Ekonomi

Rupiah Loyo Lagi, Investor Was-Was Ketegangan Timur Tengah

×

Rupiah Loyo Lagi, Investor Was-Was Ketegangan Timur Tengah

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi rupiah. (Foto: Mufid Majnun/Unspalsh)
Ilustrasi rupiah. (Foto: Mufid Majnun/Unspalsh)
IKLAN
⚡ RINGKASAN
Rupiah melemah ke Rp18.091 per dolar AS, Kamis (9/7/2026), dipicu konflik AS-Iran, IKK turun, dan yield obligasi AS naik.
Ukuran teks

Di sisi lain, imbal hasil obligasi pemerintah AS bertenor 10 tahun naik 5,5 basis poin menjadi 4,525 persen, sehingga menarik minat modal asing untuk beralih dari pasar domestik ke instrumen AS yang dinilai lebih menguntungkan.

Proyeksi Pergerakan Rupiah

Sejumlah analis memperkirakan tekanan terhadap rupiah masih akan berlanjut dalam waktu dekat. Menurut pengamat, pasar kini menantikan notulen rapat Federal Open Market Committee (FOMC) Juni, yang diperkirakan mengungkap pandangan Ketua The Fed, Kevin Warsh, mengenai arah kebijakan suku bunga selanjutnya.

Jika notulen tersebut menunjukkan sikap kebijakan moneter yang ketat, ekspektasi inflasi global berpotensi menekan likuiditas di pasar negara berkembang, termasuk Indonesia.***

Setyo

Terbaru dari Setyo