UPDATE TERBARU
Memuat berita terbaru...
IKLAN
Inside

Cerita Haru Juru Parkir GBF 2026 Ringankan Beban Keluarga Korban Tembok Bangunan Tua Abruk

×

Cerita Haru Juru Parkir GBF 2026 Ringankan Beban Keluarga Korban Tembok Bangunan Tua Abruk

Sebarkan artikel ini
Ketua GBF Edi Riyanto (tengah) mendsmpingi penyerahan santunan hasil iuran tukang parkir GBF 2026 kepada keluarga korban gedung roboh di Desa Dukuhturi, Kecamatan Bumiayu, Brebes. (Foto: Istimewa)
IKLAN
Ukuran teks

Portal Pantura, – Para petugas parkir Gebyar Fair () 2026 menunjukkan aksi kepedulian sosial yang menyentuh hati. Di tengah kesibukan mengais rezeki dengan menjaga kendaraan pengunjung, mereka menyisihkan sebagian pendapatan untuk membantu sesama yang tertimpa musibah.

Bantuan tersebut disalurkan dalam bentuk santunan kepada keluarga korban robohnya tembok bangunan tua Hoo Gwan. Lokasi struktur yang runtuh tersebut berada tidak jauh dari area penyelenggaraan 2026.

Wujud Empati untuk Keluarga Korban

Penyerahan santunan dilakukan langsung di kediaman keluarga korban yang berada di Desa Dukuhturi, Kecamatan , . Kediaman tersebut masih menyisakan duka mendalam akibat sisa-sisa reruntuhan bangunan.

iklan

Santunan diserahkan kepada ahli waris almarhum Bapak Kajan dan diterima langsung oleh sang istri. Selain itu, panitia juga memberikan perhatian dan bantuan kepada dua cucu dari Bapak Aminudin yang turut menjadi korban dalam peristiwa memilukan tersebut.

Seluruh dana bantuan yang disalurkan murni berasal dari iuran sukarela para juru parkir 2026. Kolektif dana ini dikoordinasikan secara transparan oleh panitia parkir sebagai wujud solidaritas terhadap warga sekitar.

Harapan Keamanan Bangunan Tua di Selatan

Ketua Gebyar Fair, Edi Riyanto, S.H., M.H., memimpin langsung penyerahan bantuan bersama jajaran panitia dan koordinator parkir. Ia menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas musibah yang menimpa warga.

“Kami sangat prihatin atas musibah yang menimpa warga Desa Dukuhturi. Dana santunan ini murni dari iuran parkir yang dikumpulkan panitia sebagai wujud kepedulian sesama. Semoga bermanfaat dan sedikit meringankan beban keluarga,” ujar Edi.

Edi juga menyoroti pentingnya keselamatan lingkungan pemukiman, terutama terkait keberadaan bangunan tua yang berisiko membahayakan warga.

“Kami berharap adanya perhatian dan penanganan menyeluruh dari pihak berwenang agar peristiwa serupa tidak terulang kembali,” tegasnya.

Momen penyerahan bantuan berlangsung penuh haru. Keluarga korban menyampaikan rasa terima kasih atas empati yang ditunjukkan oleh jajaran panitia dan petugas parkir GBF 2026. Kepedulian ini menjadi bukti nyata hadirnya semangat gotong royong masyarakat Selatan di tengah situasi sulit.***

Yudhi P

Terbaru dari Yudhi P