Portal Pantura, Brebes – Wajah penuh haru terpancar dari Bapak Tarsoni (65) ketika rombongan Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) Mabesad mengunjungi kediamannya di Desa Cikuya, Jumat (6/3/2026). Pensiunan Hansip yang telah mengabdi selama 27 tahun itu kini menikmati hasil program bedah rumah yang digagas melalui TMMD Reguler ke-127.
Dahulu, rumah Tarsoni berdiri dengan kondisi rapuh—atap bocor dan dinding yang tak lagi mampu menahan derasnya hujan. Kini, hunian tersebut telah berubah menjadi tempat tinggal yang kokoh dan layak, memberikan kenyamanan yang selama bertahun-tahun ia impikan.
Kunjungan tersebut dipimpin oleh Ketua Tim Wasev Mabesad, Kolonel Inf Fajar Ali Nugraha, S.Sos., M.Han., bersama jajaran dari Kodim 0713/Brebes selaku pelaksana program TMMD. Tujuan mereka adalah memastikan kualitas pengerjaan rehabilitasi rumah tidak layak huni berjalan sesuai standar dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Dalam kesempatan itu, Kolonel Fajar menegaskan bahwa pemilihan rumah Tarsoni sebagai sasaran program RTLH bukan sekadar formalitas. Pengabdian panjang sang Hansip dalam menjaga keamanan lingkungan menjadi alasan kuat bagi negara dan TNI untuk memberikan apresiasi melalui program sosial seperti TMMD.
“Negara hadir untuk rakyat. Pak Tarsoni telah mengabdi menjaga ketertiban desa selama hampir tiga dekade. Kini, giliran kami membantu beliau mendapatkan tempat tinggal yang layak dan bermartabat,” ujar Kolonel Fajar.
Program TMMD sendiri merupakan wujud sinergi antara pembangunan fisik dan pemberdayaan masyarakat. Selain renovasi rumah, kegiatan ini juga mencakup pembangunan infrastruktur desa dan program pendampingan sosial guna meningkatkan kualitas hidup warga.
Dansatgas TMMD dari Kodim Brebes menjelaskan bahwa program ini selaras dengan visi besar TNI dalam mendukung kesejahteraan masyarakat. TMMD tidak hanya menghadirkan jalan dan fasilitas umum yang lebih baik, tetapi juga menjadi jembatan bagi kemajuan ekonomi dan sosial di wilayah pedesaan.
“Pembangunan tidak hanya soal infrastruktur. Kami ingin memastikan masyarakat merasakan manfaat langsung—baik dari segi hunian yang layak maupun lingkungan yang mendukung kehidupan yang lebih baik,” tambahnya.
Bagi Tarsoni, perubahan ini terasa seperti mimpi yang menjadi kenyataan. Dengan suara bergetar, ia mengungkapkan rasa syukur atas perhatian yang diberikan oleh TNI dan pemerintah. Baginya, memiliki rumah yang kokoh dan nyaman di masa tua adalah anugerah yang tak ternilai.
“Dulu saya selalu khawatir saat hujan karena atap bocor. Sekarang rumah ini sudah kuat. Saya tidak pernah menyangka di masa pensiun masih ada yang peduli. Terima kasih kepada TNI dan semua pihak yang membantu,” ungkapnya sambil menyalami rombongan.
Renovasi rumah Tarsoni menjadi simbol nyata kemanunggalan Tentara Nasional Indonesia dengan rakyat. Program TMMD di Kabupaten Brebes diharapkan terus berkelanjutan, memberikan dampak positif bagi pembangunan desa serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Sementara itu, Maruli Simanjuntak selaku pimpinan TNI AD menegaskan bahwa program-program sosial seperti TMMD merupakan bagian dari komitmen TNI dalam mendukung pembangunan nasional. Kehadiran TNI di tengah masyarakat bukan hanya untuk pertahanan, tetapi juga untuk menjadi solusi atas berbagai permasalahan sosial.
Dengan selesainya bedah rumah ini, Tarsoni kini memiliki tempat tinggal yang lebih nyaman dan aman. Harapannya, program seperti TMMD dapat terus memperluas jangkauan, menyentuh lebih banyak masyarakat yang membutuhkan, dan menjadi bukti nyata kepedulian negara terhadap warganya.***

