“Kegiatan ini sangat positif. Anak-anak menjadi lebih mengenal TNI dan mendapatkan dorongan semangat untuk belajar lebih giat. Kami berharap kegiatan seperti ini bisa terus berlanjut,” ujarnya.
Program edukasi yang dikemas secara sederhana namun komunikatif dinilai efektif dalam membangun kedekatan antara aparat dan pelajar. Melalui cerita-cerita inspiratif, nilai nasionalisme dan kedisiplinan ditanamkan tanpa kesan menggurui.
Di tengah upaya percepatan pembangunan desa, pendekatan humanis seperti ini menjadi pelengkap yang penting. Pembangunan fisik membuka akses dan peluang, sementara pembangunan karakter menyiapkan generasi penerus untuk memanfaatkannya secara optimal.
Dengan sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat, TMMD Reguler ke-127 diharapkan mampu menghadirkan perubahan yang berkelanjutan bagi Desa Cikuya, baik dari sisi infrastruktur maupun kualitas sumber daya manusianya.***

