Portal Pantura – Suasana Desa Padasari, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal, belum sepenuhnya pulih. Tanah bergerak perlahan membuat membuat para warga terpaksa meninggalkan rumah demi keselamatan.
Di tengah rasa cemas itu, kehadiran aparat kepolisian menjadi penenang tersendiri.
Personel dari Polres Tegal melalui Regu I Siaga Bhayangkara tampak rutin berpatroli di sekitar pemukiman terdampak.
Mereka menyapa warga dan memastikan rumah kosong tetap aman, sekaligus mengecek kondisi pengungsian.
Kapolres Tegal, Bayu Prasatyo menegaskan bahwa kehadiran polisi bukan hanya soal pengamanan, tetapi juga pelayanan kemanusiaan.
“Kami ingin masyarakat merasa tenang. Kami juga pastikan kebutuhan logistik tersedia dan situasi tetap kondusif,” ujarnya.
Di beberapa titik pengungsian seperti Gedung Majelis Dzikir An-Nadoriyah dan SDN 2 Padasari, petugas nampak terlihat berbincang hangat dengan para pengungsi.
Anak-anak bermain di sekitar posko, sementara para orang tua mulai bisa bernapas lebih lega karena ada yang berjaga.
Tak hanya mencegah potensi tindak kriminal seperti pencurian, penjarahan, aparat juga mengimbau warga agar tidak kembali ke rumah yang berisiko sebelum situasi benar-benar aman.
Bagi warga Padasari, kehadiran polisi bukan sekadar patroli rutin. Di tengah ketidakpastian, mereka adalah simbol negara yang hadir menjaga, mengayomi, dan memastikan harapan tetap menyala hingga keadaan kembali normal.***
Tim Redaksi

