Portal Pantura, Video – rbuan warga masih bertahan di pengungsian akibat banjir yang dipicu jebolnya tanggul Sungai Tuntang di Kabupaten Demak, Jawa Tengah. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyalurkan bantuan ratusan juta rupiah dan menegaskan penanganan banjir harus dilakukan menyeluruh.
Suasana pengungsian di Kantor Kecamatan Guntur masih dipenuhi warga. Mereka bertahan dengan fasilitas seadanya. Perempuan, anak-anak, hingga lansia menempati ruang utama gedung. Sebagian beristirahat di alas darurat, sementara lainnya menunggu di teras.
Banjir ini berdampak pada delapan desa di empat kecamatan, yakni Guntur, Karangtengah, Wonosalam, dan Kebonagung. Total pengungsi mencapai 2.839 jiwa.
Warga menyebut tanda-tanda kerusakan tanggul sudah terlihat sebelumnya. Namun rencana perbaikan belum sempat dilakukan.
Debit air terus meningkat hingga setinggi dada orang dewasa. Warga akhirnya dievakuasi menggunakan perahu.
Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, meninjau langsung lokasi pengungsian bersama Bupati Demak, Eisti’anah.
Pemprov Jawa Tengah menyalurkan bantuan senilai Rp236,98 juta dari berbagai instansi.
Pemerintah juga memastikan kebutuhan dasar pengungsi, seperti pangan, kesehatan, dan pendidikan tetap terpenuhi selama masa tanggap darurat.
Penanganan lanjutan terus dilakukan, termasuk perbaikan tanggul untuk mencegah banjir susulan.***

