Portal Pantura – Suara tawa anak-anak bersahut-sahutan di halaman Rumah Anak Sigap, di seberangnya, beberapa ibu sibuk mencatat resep MPASI, mahasiswa berbaju hijau lumut dengan logo IPB di dada.
Pagi itu, Desa Tuwel Kecamatan Bojong Kabupaten Tegal tampak sedikit berbeda lebih hidup, lebih terhubung, dan lebih percaya diri.
Bukan tanpa alasan. Sepanjang Juli 2025, sekelompok mahasiswa IPB University program Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) hadir di desa yang berada di lereng Gunung Slamet ini.
Mereka datang membawa berbagai program dengan satu tujuan yakni memperkuat desa dari akarnya serta warganya sendiri.

Di sudut lain desa, Askur, pemilik UMK Askur Snack, menunjukkan kemasan barunya dengan bangga.
Kini, bungkus produknya tak lagi polos. Ada label kandungan gizi, logo merek, dan tanggal produksi yang tercetak rapi.
“Dulu cuma pakai stiker harga Sekarang, lebih rapi dan profesional. Saya juga jadi lebih tahu pentingnya informasi gizi untuk konsumen,” ujarnya sambil tersenyum.
Pembaruan ini hasil pendampingan tim KKNT. Mereka tak hanya mendesain ulang kemasan, tetapi juga mengajarkan cara mencetak label Informasi Nilai Gizi (ING) secara mandiri lewat aplikasi digital. Sebuah langkah kecil, tapi sangat berdampak.
“Ini bukan sekadar kemasan, tetapi bentuk edukasi juga. Konsumen berhak tahu apa yang mereka makan,” jelas Agung Prasetyo, Ketua KKNT TegalKab20.
Tim Redaksi
