TERBARU
Memuat berita terbaru...
IKLAN
News

Danramil Banjarharjo Bangun Kedekatan dengan Satgas dan Warga di Lokasi TMMD Brebes

×

Danramil Banjarharjo Bangun Kedekatan dengan Satgas dan Warga di Lokasi TMMD Brebes

Sebarkan artikel ini
Danramil 14/Banjarharjo duduk bersama Satgas TMMD dan warga saat istirahat pengecoran jalan di Banjarharjo, Brebes, Selasa (3/3/2026).
IKLAN
Ukuran teks

Portal Pantura, – Suasana hangat tampak di sela pengerjaan pengecoran jalan dalam program TNI Manunggal Membangun Desa () Reguler ke-127 yang digelar Kodim 0713/ di wilayah , Selasa (3/3/2026). Di tengah tumpukan material dan debu proyek, momen kebersamaan antara aparat TNI dan warga mencuri perhatian.

Komandan Koramil (Danramil) 14/Banjarharjo, Kapten Infanteri Agus Widodo, terlihat duduk bersama anggota Satgas dan warga di bawah rindangnya pepohonan saat waktu istirahat. Tanpa jarak protokoler, ia berbincang santai sembari menikmati kopi bersama masyarakat yang terlibat langsung dalam pengerjaan jalan desa tersebut.

Kegiatan fisik berupa pengecoran jalan menjadi salah satu sasaran utama dalam Reguler ke-127 yang dilaksanakan oleh Kodim 0713/. Program ini bertujuan mempercepat pembangunan infrastruktur desa sekaligus mempererat kemanunggalan TNI dan rakyat.

iklan

Di sela perbincangan, Kapten Agus menegaskan pentingnya menjaga kebersamaan dalam setiap proses pembangunan. Menurutnya, waktu istirahat bukan sekadar jeda dari pekerjaan fisik, tetapi juga ruang untuk membangun komunikasi dan memperkuat solidaritas.

“Istirahat ini menjadi kesempatan untuk saling bertukar cerita dan mendengar langsung aspirasi warga. Kita hadir di sini bukan hanya membangun jalan, tetapi juga membangun kebersamaan,” ujarnya.

Obrolan yang awalnya membahas progres teknis pengerjaan jalan perlahan berkembang menjadi diskusi ringan tentang aktivitas sehari-hari warga. Suasana cair dan penuh canda membuat jarak antara aparat dan masyarakat nyaris tak terasa.

Kehadiran Danramil di tengah kegiatan lapangan dinilai memberi dorongan moral tersendiri bagi personel Satgas. Bagi prajurit, perhatian pimpinan yang terjun langsung ke lokasi menjadi motivasi tambahan untuk menyelesaikan target pekerjaan tepat waktu. Sementara bagi warga, sikap terbuka aparat TNI menghadirkan kesan humanis yang memperkuat rasa percaya.

Sugeng (45), salah seorang warga yang turut membantu proses pengecoran, mengaku senang bisa berdialog langsung dengan Danramil. Menurutnya, momen kebersamaan tersebut menghadirkan semangat baru di tengah lelahnya pekerjaan fisik.

“Baru kali ini saya bisa duduk dan ngopi bareng Pak Danramil di lokasi pembangunan. Rasanya lebih dekat dan tidak ada jarak,” katanya.

Program sendiri merupakan bentuk sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan di wilayah pedesaan. Infrastruktur jalan yang tengah dibangun di Banjarharjo diharapkan dapat meningkatkan akses transportasi warga, memperlancar distribusi hasil pertanian, serta mendukung pertumbuhan ekonomi lokal.

Selain dampak fisik berupa perbaikan akses jalan, juga membawa dampak sosial berupa penguatan hubungan antara aparat dan masyarakat. Interaksi langsung seperti yang terjadi di lokasi proyek dinilai menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan publik.

Usai beristirahat dan berbincang singkat, anggota Satgas dan warga kembali melanjutkan pekerjaan pengecoran. Dengan semangat kebersamaan, mereka menargetkan penyelesaian proyek sesuai jadwal agar manfaatnya segera dirasakan masyarakat luas.

Kegiatan tersebut menjadi gambaran bahwa pembangunan infrastruktur tidak hanya soal beton dan aspal, tetapi juga tentang kolaborasi, komunikasi, dan rasa memiliki bersama terhadap hasil pembangunan. Kebersamaan yang terjalin di lapangan menjadi fondasi penting bagi keberhasilan program di Banjarharjo.***

Imam Muzaki

Terbaru dari Imam Muzaki