Pernyataan tersebut menjadi sorotan dalam sarasehan, seakan menampar kesadaran bersama untuk lebih serius menjaga nilai-nilai kemerdekaan.
Harapan: Desa Jadi Role Model
Meski menyampaikan kritik, Hasan juga membawa harapan besar bagi Desa Kutamendala. Ia ingin desanya menjadi lilin kecil yang menerangi, desa berkembang yang tumbuh menjadi desa maju. Bukan hanya soal pembangunan fisik, melainkan juga etika kepemimpinan dan tata kelola pemerintahan.
“Harapan kita, Kutamendala bisa jadi role model. Desa yang beretika, maju, dan menjadi panutan bagi desa lain,” tambahnya.
Momentum Kemerdekaan Jadi Titik Tolak
Sarasehan HUT RI ke-80 di Desa Kutamendala tak sekadar seremoni. Acara ini memperlihatkan bahwa momentum kemerdekaan dapat menjadi titik tolak refleksi sekaligus langkah konkret untuk masa depan desa.
Dengan pembangunan infrastruktur yang terus berjalan, disertai kritik dan harapan dari masyarakat, Kutamendala berupaya mengisi kemerdekaan dengan kerja nyata. Harapannya, desa ini tak hanya berkembang secara fisik, tetapi juga tumbuh menjadi desa berdaya, beretika, dan mandiri.***
Tim Redaksi

