Portal Pantura – Pemerintah Kabupaten Tegal bersama unsur TNI-Polri, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta warga sekitar menggelar Doa dan Istighosah Bersama.
Doa dan Istigosah bersama di gelar di kawasan Objek Wisata (OW) Pancuran 5 Taman Wisata Alam (TWA) Guci, Desa Rembul, Kecamatan Bojong, Kamis (29/1/2026) sore.
Kegiatan yang mengusung tema “Guci Bangkit, Alam Pulih, Masyarakat Kuat” ini diikuti sekitar 150 peserta dari berbagai unsur.
Acara tersebut menjadi bentuk ikhtiar spiritual sekaligus penguatan kebersamaan pascabencana banjir dan tanah longsor yang melanda kawasan wisata Guci.
Komandan Kodim (Dandim) 0712/Tegal Letkol Inf. Rachmat Ferdiantono dalam sambutannya menekankan pentingnya menjaga kebersamaan, kepedulian, serta kelestarian lingkungan sebagai kunci pemulihan dan kebangkitan kembali kawasan wisata Guci.
“Guci merupakan ikon dan kebanggaan Kabupaten Tegal. Dengan menjaga kebersihan, ketertiban, serta kelestarian alam secara bersama-sama, insyaallah Guci akan kembali menjadi destinasi wisata yang aman, nyaman, dan membawa keberkahan,” ujar Dandim.
Menjelang bulan suci Ramadan, Dandim 0712/Tegal mengingatkan para pengelola penginapan dan wisma di kawasan Guci agar mematuhi norma agama, norma sosial, serta peraturan yang berlaku demi menjaga situasi tetap aman dan kondusif.
Sementara itu, Bupati Tegal H. Ischak Maulana Rohman menyampaikan keprihatinan mendalam atas musibah yang terjadi, menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Tegal melakukan pemulihan infrastruktur serta ekonomi masyarakat terdampak.
“Pemerintah daerah telah melakukan asesmen dan menyiapkan anggaran kurang lebih Rp4 miliar untuk perbaikan infrastruktur yang terdampak bencana.
Selain itu, kami menyalurkan santunan kepada anak yatim piatu serta bantuan bagi pelaku UMKM terdampak,” ungkap Bupati.

