Warga yang sebelumnya harus berhati-hati saat melintas kini dapat beraktivitas dengan lebih tenang. Anak-anak yang pulang mengaji, pekerja yang pulang malam, hingga pedagang yang melewati jalur tersebut merasakan manfaat dari penerangan baru ini.
Apresiasi dari DPD PSI Brebes
Aksi swadaya warga ini mendapat apresiasi langsung dari Ketua DPD PSI Brebes, Darwanto. Menurutnya, langkah yang dilakukan DPRt PSI Desa Manggis merupakan contoh nyata bahwa politik bisa hadir dalam bentuk kepedulian pada kebutuhan dasar masyarakat.
“Saya sudah berpesan sejak awal, seluruh pengurus PSI dari tingkat kabupaten sampai desa harus punya solidaritas yang kuat. Ikut membantu membangun daerahnya, bergotong royong dengan masyarakat dan pemerintah setempat. Selama kader PSI memberi manfaat, kami pasti dukung,” tegas Darwanto yang akrab disapa Wawan.
Ia menambahkan bahwa nilai utama bukan pada besar kecilnya aksi yang dilakukan, tetapi pada ketulusan dan kebermanfaatannya.
“Walaupun yang diganti hanya lampu jalan, semangat membangun desa itu yang patut diteladani. Apa yang dilakukan teman-teman di Manggis menunjukkan bahwa politik bisa membawa terang, sama seperti lampu yang mereka nyalakan kembali,” katanya.
Penerangan yang Menjadi Simbol Solidaritas
Bagi warga Manggis, lampu-lampu yang kembali menyala bukan hanya penerangan fisik. Ada pesan solidaritas yang tercermin dari kerja kolektif tersebut: bahwa masalah publik tidak harus menunggu keputusan birokratis yang panjang ketika masyarakat bisa bergerak bersama.
“Pemerintah dan warga harus berjalan beriringan. Ketika lampu jalan padam, yang seharusnya menyala bukan hanya bohlam, tapi juga rasa kepedulian kita,” ujar Wawan.
Dukungan Struktur PSI Brebes Selatan
Perbaikan ini juga mendapat dukungan moral dan logistik dari pengurus DPC PSI Brebes Selatan. Kolaborasi lintas struktur tersebut menjadi penguat bagi kader-kader tingkat desa untuk terus aktif dalam urusan sosial kemasyarakatan.
Pengurus PSI berharap langkah serupa bisa menginspirasi daerah lain. Selain menunjukkan konsistensi kerja organisasi politik, aksi ini sekaligus menegaskan pentingnya gotong royong sebagai identitas sosial masyarakat pedesaan.
Lokasi Empat Titik Lampu Jalan yang Diperbaiki

