UPDATE TERBARU
Memuat berita terbaru...
IKLAN
News

Ganti Untung Proyek Sungai Babakan, Komitmen Pemkab Brebes Atasi Banjir

×

Ganti Untung Proyek Sungai Babakan, Komitmen Pemkab Brebes Atasi Banjir

Sebarkan artikel ini
Diterbitkan:

Portal Pantura, Brebes – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Brebes, Jawa Tengah, menunaikan janjinya kepada warga. Puluhan warga dari tiga desa—Dukuhturi, Karangmalang, dan Cikeusal Lor—menerima ganti untung atas tanah mereka. Lahan ini diperlukan untuk proyek normalisasi Sungai Babakan. Proyek ini merupakan bagian dari upaya besar mengatasi banjir yang kerap melanda wilayah Ketanggungan.

Penyerahan ganti untung ini dilakukan langsung oleh Bupati Brebes, Paramitha Widya Kusuma, di Balai Desa Dukuhturi. Menurut Bupati, langkah ini adalah bukti nyata komitmen pemerintah. “Ini wujud nyata komitmen pemerintah untuk melaksanakan pembangunan dengan adil, transparan, dan tetap menghormati hak-hak masyarakat,” ujar Paramitha.

Mencegah Banjir, Melindungi Warga

Proyek normalisasi Sungai Babakan adalah salah satu proyek strategis pemerintah daerah. Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Dinperwaskim) Brebes, Dani Asmoro, menjelaskan bahwa proyek ini penting. Tujuannya adalah mengurangi kerugian ekonomi dan sosial akibat banjir yang sering terjadi.

iklan

Dani merinci, pengadaan tanah untuk proyek ini mencapai 37.141 meter persegi. Lahan tersebut terbagi untuk tiga paket pekerjaan: BB-2, BB-4a, dan BB-6.

“Prosesnya telah melalui berbagai tahapan,” jelas Dani. Tahapan itu termasuk sosialisasi, inventarisasi, identifikasi, dan musyawarah.

Hasilnya, ada 19 bidang tanah di Desa Cikeusal Lor, 19 bidang di Desa Dukuhturi, dan 46 bidang di Desa Karangmalang yang terdampak. Selain itu, ada juga 153 ahli waris makam di Desa Dukuhturi yang berhak menerima ganti rugi.

Proyek Pinjaman Luar Negeri

Proses ini bukan tanpa tantangan. Menurut Paramitha, pengadaan tanah untuk kepentingan umum penuh dinamika. Banyak pertimbangan sosial dan ekonomi yang harus dilalui.

Namun, ia mengapresiasi kerja keras semua pihak. Mulai dari Tim Pengadaan Tanah hingga pemerintah desa. Berkat kerja sama ini, proses ganti untung dapat berjalan lancar.

Bupati mengajak warga ikut mengawasi jalannya proyek. Ia juga mengimbau warga agar tidak membuang sampah ke sungai. Hal ini penting untuk mencegah banjir berulang.

Sementara itu, Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Cimanuk-Cisanggarung, Dwi Agus Kuncoro, mengatakan pengerjaan konstruksi akan dimulai tahun depan. Proyek ini didanai oleh pinjaman luar negeri melalui program Flood Risk Management in North Java Project.

Tim Redaksi

Yudhi P
Jurnalis Yudhi P
Portal Pantura
Editor Portal Pantura
Yudhi P

Terbaru dari Yudhi P