TERBARU
Memuat berita terbaru...
IKLAN
News

Imam Sanusi, Ulama Besar Pembela Akidah Ahlussunnah wal Jamaah

×

Imam Sanusi, Ulama Besar Pembela Akidah Ahlussunnah wal Jamaah

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi. Foto: Image generator by ChatGPT.
Ilustrasi. Foto: Image generator by ChatGPT.
IKLAN
Ukuran teks

Tiba-tiba tampak serombongan pasukan mengenakan pakaian mewah. Ketika ditanya, muridnya menjelaskan bahwa mereka adalah orang-orang dekat penguasa. Mendengar hal itu, Imam Sanusi segera membaca ta’awudz dan mengambil jalan lain untuk menghindari pertemuan.

Kisah lain menunjukkan kehati-hatiannya. Ketika hendak mengkhatamkan pengajian tafsir Al-Qur’an dengan membaca surat Al-Mu’awwidzat, Imam Sanusi mengetahui rencana tersebut bocor ke penguasa.

Beliau pun mengubah rencana. Ketiga surat tersebut dikaji dalam satu pertemuan sekaligus. Tujuannya agar kegiatan kajian tidak dihadiri penguasa.

iklan

Sikap ini menunjukkan prinsip beliau untuk menjaga independensi keilmuan dari intervensi kekuasaan.

Murid-Murid yang Meneruskan Ilmunya

Imam Sanusi memiliki banyak murid yang kemudian menjadi besar. Dalam kitab Nail Al-Ibtihaj, tercatat setidaknya 10 murid utamanya.

Di antaranya Ibn Sa’ad, Abul Qasim az-Zawawi, Ibn Abi Madyan, Yahya Ibn Muhammad, Ibn al-Hajj al-Baidari, dan Ibn al-‘Abbas ash-Shaghir. Ada pula Waliyullah Muhammad al-Qol’i, Ibrahim al-Wajdiji, dan Ibn Malukah.

Mereka menjadi penerus pemikiran dan metode pengajaran Imam Sanusi di berbagai wilayah.

Karya-Karya Monumental dalam Akidah

Imam Sanusi meninggalkan warisan keilmuan yang sangat berharga. Karya-karyanya menjadi rujukan utama dalam mempelajari akidah Ahlussunnah wal Jamaah.

Kitab-kitab utamanya meliputi Syarh Al-‘Aqidah ash-Shugra, Shugra ash-Shugra, Al-Muqaddimat, dan Syarh Asma’illah al-Husna.

Karya penting lainnya adalah Syarh Wasithah as-Suluk, Al-Manhaj as-Sadid fi Syarh Kifayah al-Murid, Mukammill Ikmal, Syarh Shahih al-Bukhari, dan Syarh Musykilat Shahih al-Bukhari.

Yudhi P

Terbaru dari Yudhi P