Kitab-kitab akidahnya memuat penjelasan tentang sifat-sifat wajib Allah, sifat-sifat mustahil, dan sifat jaiz. Metode penjelasannya memadukan dalil naqli dan akal, sehingga mudah dipahami berbagai kalangan.
Warisan Pemikiran yang Abadi
Ilmu akidah yang diajarkan Imam Sanusi membekali umat Islam dengan pemahaman rasional tentang ketuhanan. Beliau menekankan pentingnya iman yang kokoh dengan ciri-ciri khusus.
Dalam sabdanya, beliau menyebut tanda masuknya cahaya iman ke dalam hati: kerinduan kepada kampung akhirat, merasa jauh dari tipuan dunia, dan bersiap menghadapi kematian.
Abu Abdillah Muhammad bin Yusuf bin Umar bin Syu’aib as-Sanusi menjadi teladan bagi muslimin dan muslimat dalam memperdalam akidah Ahlussunnah wal Jamaah.
Berkat beliau, umat Islam memiliki panduan untuk memahami dan menyebarkan kebenaran ajaran akidah yang rasional kepada seluruh manusia.
Hingga kini, pemikiran dan metode pengajaran Imam Sanusi terus dikaji di berbagai pesantren dan lembaga pendidikan Islam di seluruh dunia. Karya-karyanya tetap relevan sebagai pedoman memahami tauhid yang benar.***

