Portal Pantura, Brebes – Di tengah persaingan bisnis yang ketat, langkah dermawan Syamsul Kaerudin, pemilik Asyila Farm Group, menjadi inspirasi banyak orang. Pengusaha asal Bumiayu, Kabupaten Brebes, ini menyalurkan sebagian keuntungan usahanya untuk anak yatim piatu.
Bagi Syamsul, berbagi bukan sekadar kewajiban sosial. Ia memandangnya sebagai bagian penting dari filosofi hidup dan bisnis.
“Dalam setiap rezeki yang kita dapat, ada hak orang lain yang mustahik,” ujarnya.
Syamsul, yang juga menjabat sebagai Ketua Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (Forki) Brebes, menegaskan bahwa tindakan sosial ini telah menjadi prinsip utama dalam menjalankan bisnisnya.
“Alhamdulillah, ketika saya mendonasikan 70 persen keuntungan untuk anak yatim piatu, rezeki saya tidak berkurang. Justru semakin bertambah,” ungkapnya.
Dari Peternakan Kecil Jadi Bisnis Terpadu
Asyila Farm berdiri pada tahun 2020 di Dukuh Bandung, Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes. Awalnya, usaha ini hanya bergerak di bidang peternakan sapi dan kambing untuk kebutuhan qurban, aqiqah, serta konsumsi harian masyarakat.
Namun berkat kerja keras dan manajemen yang rapi, Asyila Farm berkembang pesat. Kini, perusahaan ini melayani berbagai jenis ternak seperti domba sakub khas Brebes, kambing jawa, domba gendel, hingga ikan lele.
Pertumbuhan usaha tersebut tak lepas dari komitmen Syamsul terhadap kualitas dan keberlanjutan. “Kami berusaha menjalankan peternakan yang profesional dan ramah lingkungan,” katanya.
Ekspansi ke Olahraga dan Hiburan
Keberhasilan di bidang peternakan mendorong Syamsul untuk berekspansi ke sektor lain. Ia mendirikan Arsyila Farm FC, klub sepak bola lokal yang bertujuan membina generasi muda agar berprestasi melalui jalur olahraga.
Tak hanya itu, Syamsul juga merambah dunia hiburan dengan mendirikan Asyila Farm Entertainment. Label ini bergerak di bidang kreatif, menjadi wadah bagi talenta muda untuk berkarya di industri musik dan seni pertunjukan.

