Ia mengimbau agar seluruh elemen desa, mulai dari pemerintah, BPD, hingga masyarakat umum bisa membangun sinergi. Dengan demikian, program yang dijalankan dapat berjalan efektif dan membawa manfaat jangka panjang.
“Pembangunan desa harus dilakukan dengan prinsip transparan, partisipatif, dan akuntabel. Semua pihak harus terlibat dan saling mengawasi,” ujar Lukman.
Prioritaskan Kebutuhan Riil Warga
Dalam forum tersebut, warga menyampaikan berbagai usulan mulai dari infrastruktur jalan, pengelolaan air bersih, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat. Semua usulan itu akan dipilah dan disusun dalam dokumen RKPDes berdasarkan urgensi dan ketersediaan anggaran.
Masturo berharap masyarakat memahami bahwa tidak semua usulan bisa langsung direalisasikan dalam waktu dekat. Proses pembangunan dilakukan secara bertahap sesuai kemampuan keuangan desa dan program prioritas nasional maupun kabupaten.
“Yang penting kami catat semua usulan warga. Selanjutnya kami bahas bersama tim dan sesuaikan dengan anggaran yang ada,” jelasnya.
Pentingnya Kolaborasi dan Kesadaran Warga
Musdes RKPDes menjadi momen penting untuk menyatukan persepsi antara pemerintah desa dan masyarakat. Masturo optimistis, dengan komunikasi yang terbuka dan keterlibatan semua pihak, pembangunan Desa Kutayu ke depan akan lebih baik dan merata.
Ia pun kembali mengingatkan, bahwa keberhasilan program desa tidak bisa hanya dibebankan kepada kepala desa dan perangkat. Semua warga punya peran.
“Mari bangun desa bersama-sama. Jangan hanya menuntut, tapi juga bertanggung jawab,” pungkas Masturo.***
Tim Redaksi
