“Bantuan ini sangat tidak ternilai untuk saya. Semoga Bupati Brebes, Ibu Paramitha Widya Kusuma diberi kesehatan dan kelancaran bertugas,” ujarnya.
Bayi pertama Najiba tersebut lahir pada Kamis, 15 Oktober 2026, dengan berat badan 1,8 kilogram serta panjang 43 sentimeter.
Perawatan Intensif Bayi Prematur di RSUD Bumiayu
Hingga saat ini, bayi laki-laki tersebut masih memerlukan penanganan khusus di ruang Neonatal Intensive Care Unit (NICU) RSUD Bumiayu.
Plt Direktur RSUD Bumiayu, Hero Irawan, menegaskan komitmen rumah sakit dalam memprioritaskan pelayanan kesehatan bagi masyarakat dari kalangan kurang mampu.
Penanganan medis darurat dan perawatan bayi yang membutuhkan perhatian khusus dijamin akan berjalan tanpa hambatan biaya.
“Kami berikan dukungan penuh dan memudahkan pengurusan BPJS hingga tidak ada kesulitan lagi,” kata dr Hero.
Pendampingan BAZNAS Brebes dan Rencana Bedah Rumah
Sebelumnya, kepedulian terhadap kondisi keluarga kurang mampu ini juga diperunjukkan oleh lembaga penyalur zakat BAZNAS Kabupaten Brebes.
Wakil Ketua IV BAZNAS Brebes, Mujib Shodiq Sukhaimi (Gus Mujib), memimpin langsung peninjauan kondisi ibu dan bayi di RSUD Bumiayu pada Jumat, 16 Oktober 2026.
Usai memantau kondisi kesehatan di rumah sakit, tim BAZNAS meluncur langsung ke kediaman keluarga Najiba di Desa Kalierang.
Dalam kunjungan lapangan tersebut, tim menemukan kondisi bangunan rumah tempat tinggal keluarga Najiba tergolong sangat tidak layak huni.

