IKLAN
News

Komunitas dan Praktisi Hukum di Bumiayu Gelar Edukasi Sosial, Tekan Tawuran dan Balap Liar

Avatar photo
×

Komunitas dan Praktisi Hukum di Bumiayu Gelar Edukasi Sosial, Tekan Tawuran dan Balap Liar

Sebarkan artikel ini

Portal Pantura, Meningkatnya keresahan masyarakat akibat maraknya tawuran remaja, balap liar, serta ulah kelompok anak punk di wilayah Bumiayu, Kabupaten , mendorong sejumlah pegiat sosial dan praktisi hukum turun langsung ke lapangan. Mereka berupaya memberikan pemahaman hukum dan motivasi kepada para anak muda agar menjauhi tindakan yang merugikan diri sendiri maupun orang lain.

Pada Selasa (23/9/2025) malam, sebuah kegiatan edukasi digelar sederhana di teras sebuah toko di kawasan Krajan, jalur protokol Kota Bumiayu. Lokasi tersebut dikenal sebagai titik berkumpulnya para remaja di malam hari. Meski berlangsung tanpa panggung megah, acara ini justru berhasil menyedot perhatian puluhan anak muda yang terbiasa nongkrong di area tersebut.

Edukasi Hukum untuk Remaja

IKLAN

Kegiatan ini dimotori oleh Slamet Riyadi, SH, MH, Direktur Bento Law Office Bumiayu. Dalam pemaparannya, ia menekankan pentingnya kesadaran hukum sejak dini. Menurutnya, banyak anak muda yang terjebak dalam tawuran maupun balap liar karena tidak memahami konsekuensi hukum yang mengintai.

“Setiap tindakan yang melanggar hukum, sekecil apa pun, bisa berdampak besar. Tawuran tidak hanya melukai diri sendiri tetapi juga orang lain. Balap liar bukan sekadar hiburan, melainkan pelanggaran yang bisa berakhir di rumah sakit atau bahkan penjara,” tegas Slamet Riyadi.

Ia berharap kegiatan semacam ini menjadi ruang dialog yang mampu membuka mata remaja tentang risiko yang harus mereka tanggung. “Tugas kita sebagai masyarakat adalah mengingatkan. Anak-anak muda punya masa depan panjang yang sayang jika rusak hanya karena tindakan gegabah,” tambahnya.

Dukungan Komunitas Lokal

Kegiatan tersebut mendapat dukungan dari Komunitas Sandal Jepit Bumiayu, sebuah kelompok sosial yang rutin melakukan berbagai aktivitas kemasyarakatan. Mulai dari berbagi nasi berkah setiap Jumat, kegiatan peduli lingkungan, hingga penyuluhan hukum berbasis masyarakat.

Salah satu pegiat komunitas, Imam Kalyubi, menyampaikan apresiasi atas inisiatif ini. Menurutnya, keterlibatan praktisi hukum dalam menyentuh langsung kalangan muda sangat penting.

“Kami menyambut baik kegiatan seperti ini. Remaja harus diberi ruang untuk belajar tentang dampak perbuatannya. Kadang mereka hanya butuh didengar dan diarahkan, bukan semata-mata disalahkan,” ujar Imam.

Ia menambahkan, Komunitas Sandal Jepit akan terus mendukung kegiatan sosial yang mendorong terciptanya keamanan dan kenyamanan di Bumiayu.

“Kami percaya pencegahan lebih baik daripada penindakan. Kalau mereka sadar sejak awal, tentu tidak perlu berurusan dengan hukum,” katanya.

Tim Redaksi

Imam Muzaki
Reporter Imam Muzaki
---
Penulis ---
Portal Pantura
Editor Portal Pantura
Imam Muzaki

Terbaru dari Imam Muzaki