Portal Pantura, Brebes – Puluhan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Peradaban yang diterjunkan di Desa Cilibur, Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes, ambil bagian sebagai panitia dalam penyelenggaraan pengajian Haflah Akhirussanah dan Haul Massal. Kegiatan keagamaan tahunan ini digelar oleh Pondok Pesantren Faidlul Hikmah, Dukuh Ciklenteng, Desa Cilibur, pada Sabtu (7/2/2026).
Haflah Akhirussanah merupakan tradisi penutup tahun pembelajaran di lingkungan pesantren, sementara Haul Massal digelar sebagai bentuk doa bersama untuk mengenang para masyayikh dan pendiri pondok pesantren. Perpaduan dua agenda ini menjadikan kegiatan tersebut salah satu momen penting dalam kalender tahunan Ponpes Faidlul Hikmah.
Mahasiswa Terlibat Langsung dalam Kepanitiaan
Keterlibatan mahasiswa KKN Kelompok 9 Universitas Peradaban bukan sekadar hadir sebagai penonton. Mereka dipercaya masuk dalam struktur kepanitiaan dan menjalankan sejumlah tanggung jawab teknis, mulai dari persiapan lokasi, pengaturan alur acara, pengelolaan konsumsi, hingga memastikan jalannya kegiatan berjalan lancar pada hari pelaksanaan.
Seluruh tugas tersebut dikerjakan secara kolaboratif bersama pengurus pondok pesantren dan warga setempat. Sinergi antara mahasiswa dan masyarakat pesantren ini mencerminkan semangat pengabdian yang menjadi inti dari program KKN itu sendiri.
Penceramah dari Jakarta Pukau Jamaah
Kegiatan ini menghadirkan Ustadzah Hj. Siti Romlah, S.Ag., M.A., seorang penceramah yang didatangkan langsung dari Jakarta. Kehadirannya menjadi magnet tersendiri bagi para jamaah yang memenuhi lokasi acara. Melalui tausiyah yang disampaikan, Ustadzah Siti Romlah memberikan siraman rohani yang mendalam kepada seluruh hadirin.
Acara dihadiri oleh beragam kalangan, di antaranya santri aktif, wali santri, tokoh agama, serta masyarakat umum dari sekitar Desa Cilibur. Kegiatan berlangsung dengan khidmat dan tertib hingga selesai.
Pengalaman Nyata di Luar Bangku Kuliah
Bagi mahasiswa KKN Kelompok 9, keterlibatan dalam acara ini memberikan pelajaran yang tidak bisa didapat hanya dari ruang kelas. Mereka berlatih mengelola kegiatan berskala besar, memahami dinamika sosial komunitas pesantren, serta membangun relasi dengan tokoh agama dan masyarakat desa.
Pengalaman tersebut dinilai sebagai bekal penting dalam pengembangan soft skill, khususnya di bidang organisasi, komunikasi, dan manajemen acara. Tak kalah penting, keikutsertaan ini memperkuat hubungan antara dunia akademik yang diwakili oleh Universitas Peradaban dengan lembaga keagamaan dan komunitas lokal.
Wujud Tri Dharma Perguruan Tinggi
Partisipasi mahasiswa KKN dalam kegiatan sosial-keagamaan seperti Haflah Akhirussanah dan Haul Massal merupakan perwujudan nyata salah satu pilar Tri Dharma Perguruan Tinggi, yakni pengabdian kepada masyarakat. Program KKN tidak hanya menempatkan mahasiswa sebagai agen perubahan di sektor pembangunan fisik atau ekonomi, tetapi juga dalam penguatan nilai-nilai sosial dan keagamaan di tengah masyarakat desa.
Ke depan, sinergi antara perguruan tinggi, lembaga pesantren, dan masyarakat desa diharapkan terus menguat. Kolaborasi semacam ini dinilai penting untuk menjembatani dunia akademik dengan realitas kehidupan masyarakat, sekaligus memastikan bahwa kehadiran mahasiswa KKN benar-benar memberi dampak positif yang terasa langsung oleh warga.
Kegiatan Haflah Akhirussanah dan Haul Massal Ponpes Faidlul Hikmah tahun ini pun menjadi catatan tersendiri, bukan hanya sebagai agenda rutin pesantren, tetapi juga sebagai bukti bahwa kerja sama lintas institusi mampu menghadirkan kegiatan yang bermakna dan berdampak luas bagi masyarakat Desa Cilibur.***
Pengirim: Diyah, Mahasiswa KKN Universitas Peradaban Kelompok 09 Desa Cilibur

