TERBARU
Memuat berita terbaru...
IKLAN
News

Mahasiswa KKN Universitas Peradaban Gelar Pelatihan Cuci Motor untuk Remaja Kratagan

×

Mahasiswa KKN Universitas Peradaban Gelar Pelatihan Cuci Motor untuk Remaja Kratagan

Sebarkan artikel ini
Mahasiswa KKN Universitas Peradaban Gelar Pelatihan Cuci Motor untuk Remaja Kratagan
IKLAN
Ukuran teks

Portal Pantura, – Upaya membekali generasi muda dengan keterampilan praktis kembali dilakukan melalui program Kuliah Kerja Nyata (). Kali ini, seorang mahasiswa menghadirkan pelatihan pencucian kendaraan bermotor bagi remaja di Dusun Kratagan, Desa Benda, Kecamatan Sirampog, Kabupaten Brebes.

Muh. Achsan Tudhonny, mahasiswa pelaksana , menginisiasi program vokasi gratis ini sebagai bagian dari program kerjanya di lapangan. Pelatihan berlangsung di Zahra Steam Cuci Motor, usaha miliknya yang berlokasi di kawasan sentra jasa pencucian kendaraan.

Praktik Langsung di Lapangan

Berbeda dengan pelatihan konvensional, program ini menekankan metode pembelajaran berbasis praktik. Para peserta tidak hanya mendapat teori, tetapi langsung terjun mengoperasikan peralatan cuci motor dan melayani pelanggan sungguhan.

iklan

“Kami mengajarkan teknik mencuci yang efektif, cara menggunakan alat steam dengan aman, sampai bagaimana berkomunikasi baik dengan konsumen,” jelas Achsan saat ditemui di lokasi pelatihan.

Kawasan tempat pelatihan berlangsung memang strategis. Di area tersebut terdapat empat usaha cuci motor yang berdekatan, menciptakan ekosistem bisnis yang kompetitif sekaligus menjadi laboratorium nyata bagi para peserta pelatihan.

Bekal Kerja dan Wirausaha

Program yang masuk dalam kategori pendidikan ini dirancang dengan visi jangka panjang. Achsan berharap, keterampilan yang diperoleh remaja setempat bisa menjadi modal mencari pekerjaan atau bahkan memulai usaha mandiri.

“Tujuan kami sederhana: para remaja punya skill matang yang bisa langsung diterapkan. Entah mereka mau bekerja di tempat cuci motor lain atau buka usaha sendiri, bekal ini cukup untuk memulai,” ungkap Achsan.

Respon warga Dusun Kratagan terhadap inisiatif ini cukup positif. Selain memberi aktivitas produktif bagi anak-anak muda di kampung, program ini juga secara tidak langsung meningkatkan standar pelayanan di usaha-usaha cuci motor sekitar.

Rencana Pengembangan Program

Melihat antusiasme peserta dan dukungan masyarakat, Achsan berencana memperluas cakupan materi pelatihan. Ke depan, program ini akan ditambah dengan modul dasar perawatan kendaraan dan pengenalan kewirausahaan.

“Kami ingin peserta tidak hanya bisa mencuci motor, tapi juga paham perawatan dasar seperti cek oli, tekanan ban, hingga cara mengelola keuangan usaha kecil,” papar mahasiswa yang juga praktisi usaha cuci motor ini.

Langkah ini sejalan dengan semangat yang mengutamakan dampak nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat. Dengan memberikan keterampilan konkret, program ini diharapkan mampu membuka peluang ekonomi baru bagi generasi muda di pedesaan.

Kolaborasi Pendidikan dan Praktik

Keberhasilan program pelatihan ini menunjukkan pentingnya sinergi antara dunia pendidikan tinggi dan kebutuhan riil masyarakat. melalui program -nya telah memfasilitasi mahasiswa untuk tidak sekadar turun ke lapangan, tetapi juga memberikan kontribusi konkret yang terukur.

Model pelatihan berbasis usaha milik mahasiswa sendiri juga menjadi contoh bagaimana bisa dirancang lebih inovatif. Peserta mendapat pembelajaran dari praktisi langsung yang memahami seluk-beluk bisnis, bukan hanya teori dari buku atau instruktur umum.

Bagi remaja Kratagan, kesempatan ini menjadi jendela baru untuk melihat peluang di sekitar mereka. Di tengah terbatasnya lapangan kerja formal di pedesaan, keterampilan vokasi seperti jasa pencucian kendaraan menawarkan alternatif ekonomi yang realistis dan dapat segera dijalankan.

Program seperti ini membuktikan bahwa pengabdian mahasiswa kepada masyarakat bisa jauh melampaui sekadar formalitas akademik, melainkan benar-benar menjadi katalis perubahan positif di tingkat akar rumput.***

Tim Portal Pantura

Terbaru dari Tim Portal Pantura