UPDATE TERBARU
Memuat berita terbaru...
IKLAN
News

Meriah! GBF 2025 Ditutup dengan Dangdut New Hiroshima, Pengunjung Membludak

Avatar photo
×

Meriah! GBF 2025 Ditutup dengan Dangdut New Hiroshima, Pengunjung Membludak

Sebarkan artikel ini
Jajaran panitia GBF 2025 foto bersama usai acara penutupan. Foto: Portal Pantura/Yudhi Prasetyo.
Jajaran panitia GBF 2025 foto bersama usai acara penutupan. Foto: Portal Pantura/Yudhi Prasetyo.

Portal Pantura, Brebes – Pesta rakyat Gebyar Bumiayu Fair (GBF) 2025 resmi berakhir pada Selasa malam (9/9/2025). Acara tahunan yang berlangsung sejak 29 Agustus itu ditutup langsung oleh Wakil Bupati Brebes, Wurja SE.

Ribuan warga tumpah ruah menikmati malam penutupan. Kemeriahan ini menjadi puncak rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia yang digelar di Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes.

Apresiasi untuk Semua Pihak

Ketua Panitia GBF 2025, Faturohman Wahid atau akrab disapa Omang, menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang berperan dalam kelancaran acara. Dukungan pemerintah daerah, partisipasi pedagang, serta keterlibatan masyarakat dinilai sebagai kunci sukses penyelenggaraan tahun ini.

iklan

Menurutnya, GBF bukan sekadar pesta rakyat, tetapi juga ruang bagi instansi pemerintah dan pelaku usaha lokal untuk menampilkan karya dan program. Tercatat ada tujuh stan perangkat daerah yang memamerkan sektor pembangunan, pertanian, hingga perikanan.

“Dengan tema Bersatu Berdaulat Rakyat Sejahtera Indonesia Maju, kegiatan ini mencerminkan semangat kerja nyata demi kemakmuran masyarakat Brebes Selatan. Harapan kami, GBF terus menjadi pemicu pembangunan dan kesetaraan dengan daerah lain,” ujar Omang.

Sarana Promosi Potensi Lokal

Wakil Bupati Brebes, Wurja SE, menegaskan bahwa GBF 2025 memiliki arti lebih dari sekadar hiburan. Ia menyebut acara ini menjadi ajang promosi potensi daerah, UMKM, dan kreativitas masyarakat Bumiayu.

“GBF bukan hanya tontonan, tetapi juga memberikan dampak nyata terhadap ekonomi lokal. Banyak pelaku UMKM yang merasakan peningkatan penjualan dan lebih dikenal masyarakat luas,” ucap Wurja dalam sambutannya.

Ia juga mengapresiasi kerja keras panitia dan antusiasme masyarakat yang setia hadir setiap hari. Menurutnya, keberhasilan GBF adalah bukti nyata bahwa gotong royong mampu melahirkan manfaat besar bagi warga Brebes.

Hiburan Meriah di Malam Penutupan

Malam penutupan GBF 2025 semakin semarak dengan penampilan grup dangdut New Hiroshima dari Banyumas. Lagu-lagu populer yang dibawakan grup ini sukses menghibur ribuan penonton yang memenuhi area panggung utama.

Sorak-sorai dan lantunan musik dangdut menambah hangat suasana pesta rakyat. Banyak warga yang ikut berjoget, sementara pedagang masih ramai melayani pembeli hingga larut malam.

“Penonton luar biasa antusias. Semoga tahun depan bisa lebih meriah lagi,” kata salah satu pengunjung yang turut menyaksikan acara penutupan.

Dampak Positif untuk Brebes Selatan

Selain menghadirkan hiburan, GBF juga terbukti memberikan dampak ekonomi. Pedagang kuliner, produk kerajinan, hingga pelaku UMKM lokal mengaku mendapat keuntungan lebih besar selama acara berlangsung.

Bagi pemerintah daerah, kegiatan ini sekaligus menjadi sarana memperkenalkan program pembangunan dan potensi wilayah Brebes Selatan. Dengan begitu, masyarakat tidak hanya menikmati hiburan, tetapi juga memahami arah pembangunan daerah.

Dengan ditutupnya GBF 2025, masyarakat Bumiayu dan sekitarnya kembali menantikan gelaran serupa di tahun berikutnya. Event ini tidak hanya mempererat kebersamaan, tetapi juga menjadi bukti nyata bahwa pesta rakyat mampu menggerakkan ekonomi lokal dan memperkuat identitas daerah.***

Tim Redaksi

Yudhi P
Jurnalis Yudhi P
Portal Pantura
Editor Portal Pantura
Yudhi P

Terbaru dari Yudhi P