Portal Pantura, Bumiayu – Dewan Pimpinan Kecamatan (DPK) Lembaga Seni dan Qasidah Indonesia (LASQI) Kecamatan Bumiayu menggelar Parade Qasidah Tingkat Kecamatan Bumiayu sekaligus Pelantikan Dewan Pimpinan Kelurahan (DEPKEL) LASQI se-Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes, Minggu (21/6/2026).
Kegiatan yang mengusung semangat “Mengetuk Hati Lewat Nada dan Dakwah” tersebut berlangsung di Aula SMP BU NU Bumiayu dan dihadiri oleh pengurus LASQI dari berbagai desa, tokoh masyarakat, serta sejumlah tamu undangan.
Acara dibuka dengan prosesi pelantikan pengurus DEPKEL LASQI yang akan menjadi ujung tombak pengembangan seni qasidah dan dakwah Islam di tingkat desa. Pelantikan berlangsung khidmat dan lancar, menandai komitmen bersama dalam memperkuat syiar Islam melalui seni budaya yang bernuansa religius.
Ketua DPD LASQI Kabupaten Brebes, Sartono, hadir langsung dalam kegiatan tersebut dan memberikan dukungan terhadap penguatan organisasi LASQI hingga ke tingkat desa. Menurutnya, keberadaan pengurus di tingkat kelurahan dan desa menjadi bagian penting dalam menjaga eksistensi seni qasidah sebagai media dakwah yang dekat dengan masyarakat.

Turut hadir dalam acara tersebut Pembina DPD LASQI Kabupaten Brebes, H. Sururul Fuad, Lc., M.E.I., yang juga merupakan Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah Komisi E dari Fraksi PKS. Dalam kesempatan itu, ia mengapresiasi semangat para pengurus dan peserta yang terus berupaya melestarikan seni Islami di tengah perkembangan zaman.
Ketua DPK LASQI Kecamatan Bumiayu, Nafisah, S.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi sekaligus meningkatkan kualitas seni qasidah di wilayah Bumiayu.
“LASQI tidak hanya menjadi wadah pengembangan seni Islami, tetapi juga sarana dakwah yang mampu menyentuh hati masyarakat melalui lantunan syair dan musik bernuansa keagamaan,” ujarnya.
Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan pengurus dari 15 desa di Kecamatan Bumiayu. Namun demikian, terdapat dua desa yang tidak dapat mengikuti kegiatan karena bertepatan dengan agenda lain yang telah dijadwalkan sebelumnya.
Selain prosesi pelantikan, suasana acara semakin semarak dengan digelarnya Parade Qasidah yang menampilkan berbagai kelompok seni dari desa-desa peserta. Masing-masing grup menampilkan kemampuan terbaik mereka melalui lagu-lagu bernuansa religi yang sarat pesan moral dan nilai-nilai keislaman.

Penampilan para peserta yang energik dan penuh semangat berhasil memukau para tamu undangan serta masyarakat yang hadir. Riuh tepuk tangan dan dukungan dari penonton menambah semangat para peserta dalam menampilkan kreativitas seni qasidah.
Tim Redaksi

