Portal Pantura, Brebes – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-127 yang digelar Kodim 0713/Brebes di Desa Cikuya, Kecamatan Banjarharjo, memberikan dampak positif tidak hanya pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga menggerakkan roda ekonomi warga setempat. Heri (45), pedagang bakso keliling, menjadi salah satu pihak yang merasakan langsung manfaat kehadiran para prajurit di wilayahnya.
Jumat (13/02/2026), gerobak bakso milik Heri tak pernah sepi dari kunjungan anggota Satgas TMMD. Di sela-sela waktu istirahat, para prajurit kerap mampir untuk mengisi perut setelah seharian bekerja keras membangun fasilitas desa. Suasana kekeluargaan tercipta di sekitar gerobak sederhana yang selalu ramai dikunjungi tersebut.
Yang membedakan lapak Heri dengan pedagang lainnya adalah kebijakan harga khusus yang diterapkannya. Setiap anggota TNI yang membeli bakso mendapatkan potongan harga istimewa. Langkah ini bukan sekadar strategi bisnis, melainkan bentuk apresiasi tulus dari seorang warga sipil terhadap dedikasi para prajurit.
“Melihat kerja keras TNI membangun desa kami, saya ingin turut berbagi melalui cara yang saya mampu. Saya bangga dengan pengabdian mereka,” tutur Heri saat melayani pembeli di gerobaknya.
Omzet Meningkat Signifikan
Keputusan memberikan diskon ternyata tidak membuat Heri merugi. Justru sebaliknya, omzet penjualannya mengalami peningkatan drastis sejak kegiatan TMMD berlangsung. Volume pembeli yang bertambah membuat putaran uang dagangannya semakin cepat.
“Alhamdulillah, penjualan meningkat pesat. Rezeki tidak berkurang meski saya beri harga lebih murah untuk TNI. Kehadiran mereka malah mendatangkan pembeli lebih banyak,” jelasnya.
Fenomena ini mencerminkan simbiosis mutualisme antara program pembangunan pemerintah dengan aktivitas ekonomi rakyat kecil. Satgas TMMD mendapat dukungan penuh dari masyarakat, sementara pedagang lokal menikmati peningkatan penghasilan.
Cermin Kemanunggalan TNI-Rakyat
Relasi yang terbentuk antara Heri dan para prajurit bukan semata hubungan transaksional penjual-pembeli. Interaksi mereka menggambarkan kedekatan emosional dan rasa saling menghargai. Para prajurit tidak hanya datang untuk membeli, tetapi juga sering berbincang santai dengan Heri, mempererat tali silaturahmi.
Kondisi ini menjadi gambaran konkret dari konsep kemanunggalan TNI dengan rakyat yang selama ini menjadi filosofi dasar institusi militer Indonesia. Program TMMD terbukti mampu menciptakan dampak berlapis—pembangunan fisik desa sekaligus penguatan ikatan sosial dan ekonomi masyarakat.
Kisah Heri juga menjadi inspirasi bagi pelaku usaha mikro lainnya untuk memanfaatkan momentum kehadiran program-program pemerintah sebagai peluang pengembangan usaha. Dengan pelayanan baik dan harga bersahabat, pedagang kecil dapat meraih keuntungan optimal sambil berkontribusi pada kesuksesan program pembangunan di daerahnya.
Hingga kini, gerobak bakso Heri tetap menjadi destinasi favorit anggota Satgas TMMD Reguler ke-127 di Brebes. Kehadirannya telah menjadi bagian dari rutinitas harian para prajurit yang sedang bertugas membangun Desa Cikuya.***

