Ia menambahkan, transparansi data sangat penting agar tidak menimbulkan kecemburuan sosial di masyarakat. Oleh karena itu, Pemdes bersama pendamping desa selalu memperbarui data penerima secara berkala.
Antusiasme Warga
Penyaluran BLT DD di Desa Watujaya disambut gembira oleh warga. Salah satu penerima, Siti Aminah (45), mengaku bantuan tersebut sangat membantu keluarganya.
“Alhamdulillah, uang ini bisa untuk belanja kebutuhan rumah tangga. Apalagi sekarang harga sembako naik,” katanya.
Warga lain, Sarmadi (52), juga menyampaikan terima kasih kepada pemerintah desa. Menurutnya, BLT Dana Desa sangat membantu dalam kondisi ekonomi sulit.
“Kalau tidak ada bantuan ini, kami pasti kesulitan. Terima kasih pemerintah sudah peduli,” ujarnya.
Transparansi dan Pengawasan
Pemerintah desa menegaskan akan terus menjaga transparansi dalam penyaluran BLT DD. Setiap penyaluran dilakukan terbuka, disaksikan perangkat desa, pendamping desa, dan tokoh masyarakat.
Dengan mekanisme ini, diharapkan tidak ada penyalahgunaan dana. “Kami ingin bantuan benar-benar sampai ke tangan warga yang membutuhkan, tanpa potongan apa pun,” tegas Kades Imrom.
Selain itu, pemerintah desa juga menyiapkan laporan pertanggungjawaban penggunaan Dana Desa secara terbuka. Laporan ini bisa diakses masyarakat agar semua pihak mengetahui realisasi anggaran.
Peran BLT Dana Desa
BLT Dana Desa menjadi salah satu instrumen penting dalam pemulihan ekonomi di tingkat desa. Program ini terus digulirkan sejak pandemi Covid-19 dan masih berlanjut hingga kini, mengingat dampak ekonomi masyarakat belum sepenuhnya pulih.
Bantuan ini diharapkan tidak hanya membantu kebutuhan sehari-hari, tetapi juga menjadi bantalan sosial bagi warga miskin dan rentan.

