Kehadiran PID diharapkan membantu guru menyampaikan materi lebih efektif. Juga meningkatkan minat dan pemahaman siswa.
“Teknologi hanyalah alat pendukung. Keberhasilan pendidikan tetap bergantung pada guru dan kepala sekolah,” kata Paramitha.
Dia mengajak semua pihak merawat bantuan dengan baik. Pemanfaatan harus maksimal dan berkelanjutan.
Pemkab Brebes mendorong kolaborasi untuk mewujudkan pendidikan yang maju dan inklusif.
Kondisi Sekolah Sebelum Revitalisasi
Guru SMPN 2 Larangan Eko Joko Supeno menggambarkan kondisi sekolah sebelum diperbaiki.
“Kondisi sangat memprihatinkan. Genteng bocor, plafon berjatuhan, dinding mengelupas, lantai rusak,” ungkap Eko.
Saat hujan, kelas tidak layak digunakan untuk belajar.
Eko menyampaikan terima kasih atas perhatian pemerintah.
“Sekarang pembelajaran jauh lebih nyaman. Siswa senang, tidak ada lagi rasa takut atau khawatir,” katanya.
Respons Positif Siswa
Siswi SMPN 2 Larangan Berliana Dwi Pratiwi merasakan dampak positif revitalisasi.

