TERBARU
Memuat berita terbaru...
IKLAN
News

Pemprov Jateng Gelontorkan Rp28 Miliar untuk Keroyok Kemiskinan di Brebes

×

Pemprov Jateng Gelontorkan Rp28 Miliar untuk Keroyok Kemiskinan di Brebes

Sebarkan artikel ini
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyerahkan bantuan simbolis senilai Rp28,01 miliar kepada Kabupaten Brebes, didampingi Bupati Paramitha Widya Kusuma, di Pendopo Kabupaten Brebes, Kamis (7/5/2026). Bantuan menyasar sektor pendidikan, pertanian, perumahan, hingga pelatihan kerja. (Foto: Humas Kab.Brebes)
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyerahkan bantuan simbolis senilai Rp28,01 miliar kepada Kabupaten Brebes, didampingi Bupati Paramitha Widya Kusuma, di Pendopo Kabupaten Brebes, Kamis (7/5/2026). Bantuan menyasar sektor pendidikan, pertanian, perumahan, hingga pelatihan kerja. (Foto: Humas Kab.Brebes)
IKLAN
Ukuran teks

Portal Pantura, – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menggelontorkan bantuan senilai Rp28,01 miliar untuk Kabupaten . Dana itu menyasar pendidikan, pangan, perumahan, hingga pariwisata sekaligus

Gubernur Jawa Tengah datang langsung ke , Kamis (7/5/2026). Ia menyerahkan bantuan simbolis dari Pemprov Jateng di Pendopo Kabupaten .

Bupati Brebes Paramitha Widya Kusuma mendampingi langsung. Begitu pula Wakil Bupati Wurja dan sejumlah pejabat terkait.

iklan

menegaskan, kemiskinan tidak bisa ditangani sendiri-sendiri. Ia menyebut Pemprov Jateng telah bersepakat dengan Kementerian Sosial dan Kementerian Ketenagakerjaan untuk memberikan perhatian khusus kepada 10 kabupaten/kota dengan tingkat kemiskinan tinggi. Brebes masuk daftar itu.

“Kabupaten yang masuk kategori prioritas harus kita keroyok bersama-sama,” kata .

Ia menambahkan, kemiskinan tidak hanya soal pendapatan. Pendidikan dan akses kesejahteraan juga jadi ukuran. Sekitar 5.000 warga Brebes putus sekolah dan harus segera mendapat akses pendidikan gratis.

“Kalau tidak diberi atensi, wilayah ini bisa tertinggal,” ujarnya.

Rp28 Miliar untuk Berbagai Sektor

Bupati Paramitha merinci penggunaan bantuan Rp28,01 miliar tersebut. Porsi terbesar mengalir ke sektor pendidikan, yakni Rp16,55 miliar dari Dinas Pendidikan untuk biaya sekolah di 101 sekolah dan lembaga pendidikan.

Sektor pertanian mendapat Rp7,03 miliar dari Dinas Pertanian dan Peternakan. Dana itu untuk rehabilitasi 28 paket irigasi tersier serta benih dan saprodi.

Dinas Sosial mengalokasikan Rp1,52 miliar untuk bantuan sosial, usaha ekonomi produktif, dan kelompok usaha bersama. Sementara Dinas Perumahan dan Permukiman menyiapkan Rp900 juta untuk membangun 18 rumah baru bagi korban bencana.

Yudhi P

Terbaru dari Yudhi P