Portal Pantura, Brebes – Untuk pertama kalinya, Forum Komunikasi Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (FK PKBM) Kabupaten Brebes menggelar Perkemahan Jumpa Apresiasi Warga Pendidikan Kesetaraan (Jawara) 2026.
Kegiatan berlangsung di Objek Wisata Tuk Sirah Pemali, Desa Winduaji, Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes, Sabtu (6/6/2026).
Perkemahan dua hari ini diikuti 48 lembaga PKBM se-Kabupaten Brebes. Masing-masing lembaga mengirim dua regu, putra dan putri.
Peserta berasal dari warga belajar Paket A setara SD, Paket B setara SMP, dan Paket C setara SMA. Usia maksimal peserta 24 tahun.
Acara dibuka secara resmi oleh Sekretaris Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Dindikpora) Kabupaten Brebes, H. Untung Sunoto, M.Pd. Ia hadir mewakili Kepala Dindikpora, Sutaryono, S.H., M.Si.
Pengurus PKBM Budi Utomo Kecamatan Paguyangan, Mardani, menyebut kegiatan ini sebagai langkah awal yang strategis.
“Kegiatan ini merupakan awal kegiatan PKBM di Kabupaten Brebes yang dikemas dalam bentuk perkemahan. Kami ingin menunjukkan bahwa pendidikan nonformal memiliki peran yang sama pentingnya dengan pendidikan formal dalam mencerdaskan masyarakat,” ujarnya.
Mardani juga menegaskan, ijazah yang diterbitkan PKBM diakui secara resmi oleh negara. Ijazah tersebut dapat digunakan untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi maupun melamar pekerjaan.
Selama kegiatan, peserta mengikuti berbagai lomba dan aktivitas. Di antaranya pentas seni, lomba poster, lomba menyanyi bersambung, lomba yel-yel, dan orasi kebangsaan.
Rangkaian kegiatan dirancang untuk melatih mental, meningkatkan kreativitas, sekaligus menumbuhkan rasa percaya diri peserta.
Ketua FK PKBM Kabupaten Brebes, Syaefullah, mengatakan peserta berprestasi akan dipersiapkan untuk berlaga di tingkat Provinsi Jawa Tengah.
“Jangan memandang sebelah mata pendidikan nonformal, karena pendidikan nonformal juga memiliki sistem yang lengkap seperti pendidikan formal dan menjadi wadah belajar sepanjang hayat,” tegasnya.
Sekretaris Dindikpora Brebes, H. Untung Sunoto, mengapresiasi penyelenggaraan Perkemahan Jawara perdana ini. Ia menyebut Pemerintah Kabupaten Brebes di bawah kepemimpinan Bupati Paramitha Widya Kusuma memberikan perhatian besar pada pendidikan, baik formal maupun nonformal.
“Kegiatan ini menjadi bukti bahwa warga belajar dan pengelola PKBM memiliki potensi besar untuk berkembang dan berprestasi. Tidak ada alasan lagi untuk memandang sebelah mata pendidikan nonformal,” ujarnya.
Anggota DPRD Kabupaten Brebes Fraksi PKS, Arifin, S.Pd., M.H., turut memberikan apresiasi. Menurutnya, PKBM saat ini sudah setara dengan sekolah formal dari sisi sistem pembelajaran, kurikulum, hingga kelulusan.
“PKBM merupakan bagian penting dari sistem pendidikan nasional yang memberikan kesempatan kepada masyarakat yang kurang mampu atau sempat putus sekolah untuk kembali memperoleh pendidikan,” katanya.
Hadir dalam kegiatan ini Korwilcam Kecamatan Paguyangan Syafrina Rakhmawati, Kasi Trantib Kecamatan Paguyangan Seger, unsur Koramil Paguyangan, serta seluruh pengelola PKBM se-Kabupaten Brebes.
Perkemahan Jawara 2026 diharapkan menjadi agenda rutin tahunan sekaligus memperkuat eksistensi pendidikan kesetaraan di Kabupaten Brebes.***

