Portal Pantura, Brebes – Pemerintah Desa Linggapura, Kecamatan Tonjong, Kabupaten Brebes, mengubah strategi pengelolaan anggaran di tahun 2026. Dana Desa (DD) yang diterima turun drastis sekitar 70 persen.
Kepala Desa Linggapura Muhamad Mustain mengatakan, desanya hanya menerima DD sekitar Rp300 juta. Angka ini jauh dari tahun sebelumnya yang mencapai Rp1 miliar.
“Untuk infrastruktur kami mengandalkan Bantuan Keuangan,” kata Mustain.
Penyebab Penurunan Dana Desa
Penurunan DD diduga akibat kebijakan pemerintah pusat. Anggaran dialihkan untuk program prioritas nasional seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).
Kementerian Keuangan telah merilis besaran DD untuk seluruh desa di Indonesia. Konfirmasi resmi ini membenarkan kekhawatiran banyak pemerintah desa.
DD yang langsung dikelola desa tinggal sepertiga dari pagu 2025. Sebagian besar dana dialihkan untuk pembangunan dan penguatan KDMP.
Dampak ke Desa Linggapura
Mustain mengakui keterbatasan anggaran membuat pemerintah desa tidak leluasa menyusun program. Banyak rencana terpaksa ditunda.
“Dengan dana yang terbatas ini tentu saja kami tidak leluasa dalam menyusun anggaran,” ujarnya.
Pemerintah desa kini fokus pada program pemberdayaan masyarakat. Pembangunan infrastruktur mengandalkan Bantuan Keuangan dari pemerintah kabupaten maupun provinsi.

