Portal Pantura, Brebes – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-127 di Desa Cikuya, Brebes, menampilkan wajah baru kolaborasi antar matra TNI. Untuk pertama kalinya, personel TNI Angkatan Laut ikut terlibat langsung dalam pembangunan rumah tidak layak huni bersama prajurit TNI Angkatan Darat.
Sabtu (14/2/2026), sejumlah anggota TNI AL terlihat bekerja keras di Dukuh Kopi RT 03 RW 01 membantu merenovasi rumah milik Casmi, warga setempat. Di bawah pimpinan Serda Amsori, tim TNI AL menunjukkan kesiapan beradaptasi meski berada jauh dari lingkungan kerja biasanya.
“Tidak ada batasan antar matra dalam pengabdian kepada masyarakat. Kami datang untuk memastikan Ibu Casmi mendapat hunian layak,” kata Serda Amsori saat ditemui di lokasi pembangunan.
Kolaborasi Lintas Matra
Kehadiran personel TNI AL dalam TMMD kali ini menjadi bukti nyata integrasi antar matra dalam mengabdi kepada rakyat. Para prajurit bekerja sama mengolah material bangunan, memasang rangka, hingga menyelesaikan bagian struktural rumah.
Program TMMD Reguler ke-127 memang dirancang untuk mempercepat pembangunan di daerah terpencil melalui pendekatan gotong royong. Selain membangun infrastruktur fisik, program ini juga bertujuan mempererat hubungan TNI dengan masyarakat.
Warga Apresiasi Kehadiran TNI
Casmi mengaku terharu melihat rumahnya dikerjakan oleh puluhan prajurit dari berbagai kesatuan. “Saya tidak pernah menyangka rumah saya akan dibangun oleh TNI. Terima kasih banyak,” ujar perempuan paruh baya itu dengan mata berkaca-kaca.
Warga Dukuh Kopi lainnya juga memberikan apresiasi tinggi. Mereka menilai kehadiran TNI AL turut membangkitkan semangat kerja dan memberikan motivasi tambahan bagi masyarakat untuk berpartisipasi aktif.
Progres Pembangunan
Hingga saat ini, pengerjaan rumah Casmi telah mencapai tahap signifikan. Fondasi telah diperkuat, dinding mulai didirikan, dan rangka atap sedang dalam proses pemasangan. Target penyelesaian diperkirakan dalam dua pekan ke depan.
Satgas TMMD Reguler ke-127 menargetkan penyelesaian beberapa unit rumah tidak layak huni di Desa Cikuya sebagai bagian dari program pemberdayaan masyarakat. Selain renovasi RTLH, Satgas juga mengerjakan pembangunan jalan desa dan saluran irigasi.
Komandan Satgas TMMD menyatakan bahwa partisipasi aktif masyarakat menjadi kunci kesuksesan program ini. “Gotong royong antara TNI dan warga adalah fondasi utama TMMD,” jelasnya.
Program TMMD Reguler ke-127 di Desa Cikuya direncanakan berlangsung selama 30 hari dan melibatkan puluhan personel dari berbagai kesatuan TNI serta ratusan warga lokal.***

