Portal Pantura, Brebes – Sekitar 25 anak korban banjir di Desa Kalierang, Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes mengikuti kegiatan trauma healing pada Minggu (23/11/2025). Kegiatan digelar DPC PSI Bumiayu di Pos Layanan Anak Pasca Bencana, tepi Sungai Kalierang.
Hujan gerimis tidak menyurutkan antusiasme anak-anak yang terdampak banjir pekan lalu. Mereka terlihat gembira mengikuti rangkaian permainan dan hiburan untuk memulihkan kondisi psikologis pasca bencana.
Badut dan Permainan Ceriakan Anak Korban Banjir
Dua badut berkarakter Boboiboy—berkostum biru dan merah muda—membuka kegiatan dengan tarian dan interaksi ringan. Tawa anak-anak pecah setiap kali maskot mendekati atau mengajak bermain.
MC Umi Hadiyanti memandu acara dengan gaya ceria khas anak-anak. Berbagai permainan seperti games, nyanyian bersama, dan tebak-tebakan membuat peserta larut dalam suasana gembira.
“Anak-anak perlu kembali merasa aman dan bahagia. Trauma healing sederhana seperti ini sangat membantu membangkitkan semangat mereka,” kata Umi.
PSI: Pemulihan Psikologis Tak Boleh Diabaikan

Ketua DPC PSI Bumiayu Bambang Penabri Sunu menegaskan kegiatan ini bagian dari komitmen partai dalam pemulihan pasca bencana, khususnya untuk kelompok rentan.
“Fokus biasanya pada bantuan logistik dan perbaikan fisik. Itu penting, tapi pemulihan psikologis anak tidak boleh diabaikan,” ujar Bambang.
Kegiatan bertujuan memberikan ruang bermain aman dan menyenangkan. Anak-anak dapat mengurangi rasa takut dan stres akibat banjir melalui dukungan emosional.
Bambang menambahkan Pos Layanan Anak Pasca Bencana akan terus beroperasi selama masa pemulihan. PSI bekerja sama dengan relawan dan masyarakat setempat.
Anak-Anak Senang, Orang Tua Apresiasi
Caca dan Silvi, dua korban banjir, tampak menikmati kegiatan. Mereka bernyanyi, bermain, dan tertawa bersama teman-teman.
“Senang banget! Bisa nyanyi bareng dan dapat jajanan,” kata Silvi sambil memegang paket snack dari panitia.
Orang tua turut hadir mendampingi anak-anak. Mereka tersenyum melihat antusiasme peserta.
Suprapti, warga Dusun Krajan Kalierang, mengapresiasi kegiatan ini. Ia menyebut program semacam ini jarang ada dan sangat bermanfaat memulihkan kondisi emosional anak pasca banjir.
“Anak-anak kemarin ketakutan saat air naik. Kegiatan ini sangat membantu mengembalikan keceriaan mereka. Terima kasih PSI yang sudah peduli,” ucapnya.
Langkah Kecil Pulihkan Harapan Korban
Kegiatan trauma healing menjadi dukungan moral bagi keluarga terdampak. Di tengah pembersihan rumah dan pemulihan lingkungan, kehadiran ruang aman bagi anak memberi harapan baru bagi warga Kalierang.
PSI Bumiayu berharap kegiatan ini menguatkan kepedulian sosial antarwarga. Partai juga mendorong lebih banyak pihak terlibat dalam upaya pemulihan bencana, baik fisik maupun psikologis.
Kegiatan berakhir sore hari. Tawa anak-anak yang memenuhi area pos layanan menandai pulihnya semangat mereka—langkah kecil namun berarti dalam menghadapi dampak bencana.***

