Portal Pantura, Brebes – Program pembangunan jalan rabat beton dalam kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-127
yang digelar Kodim 0713/Brebes resmi tuntas. Infrastruktur yang menjadi sasaran fisik utama tersebut kini sudah dapat dimanfaatkan masyarakat untuk menunjang aktivitas sehari-hari.
Penyelesaian jalan rabat beton ini menjadi kabar baik bagi warga desa lokasi kegiatan TMMD. Selama bertahun-tahun, kondisi jalan yang sebelumnya rusak dan berlumpur saat musim hujan kerap menghambat mobilitas, baik untuk aktivitas pertanian maupun akses pendidikan anak-anak.
Kini, perubahan signifikan langsung dirasakan. Permukaan jalan yang sudah dibeton memudahkan kendaraan roda dua maupun roda empat melintas tanpa kendala berarti. Warga pun menyambut hasil pembangunan ini dengan antusias.
Uut (45), salah satu warga setempat, mengungkapkan rasa syukurnya atas rampungnya pembangunan tersebut. Menurutnya, jalan yang sebelumnya becek dan sulit dilalui kini berubah menjadi jalur yang lebih nyaman dan aman.
“Sekarang jalan sudah halus dan tidak licin lagi saat hujan. Kami sangat terbantu, terutama untuk mengangkut hasil pertanian dan anak-anak berangkat sekolah,” ujarnya saat ditemui di lokasi.
Ia menambahkan, proses pembangunan yang melibatkan personel TNI bersama warga menciptakan semangat kebersamaan yang kuat. Selama pengerjaan berlangsung, masyarakat turut berpartisipasi secara gotong royong mendukung kelancaran program.
Sementara itu, anggota Satgas TMMD, Serda Djoko Santoso, menjelaskan bahwa sebelum dinyatakan selesai, pihaknya melakukan pengecekan akhir guna memastikan kualitas konstruksi sesuai standar teknis.
“Kami melakukan pemeriksaan menyeluruh agar hasil rabat beton ini benar-benar kokoh dan dapat digunakan dalam jangka panjang. Harapannya, jalan ini mampu mendukung pertumbuhan ekonomi warga,” katanya.
Ia menegaskan, pembangunan infrastruktur desa menjadi salah satu prioritas dalam program TMMD karena akses jalan yang baik berpengaruh langsung terhadap distribusi hasil pertanian, akses layanan kesehatan, serta kegiatan pendidikan.
Program TMMD sendiri merupakan kolaborasi lintas sektor yang melibatkan TNI, pemerintah daerah, serta masyarakat. Selain pembangunan fisik seperti jalan, kegiatan ini juga biasanya mencakup program nonfisik berupa penyuluhan wawasan kebangsaan, kesehatan, dan pemberdayaan masyarakat.
Melalui TMMD Reguler ke-127, Tentara Nasional Indonesia kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung percepatan pembangunan di wilayah pedesaan. Pendekatan kemanunggalan antara TNI dan rakyat menjadi kunci utama keberhasilan program tersebut.
Dengan selesainya rabat beton ini, diharapkan roda perekonomian desa semakin bergerak. Akses distribusi hasil bumi menjadi lebih efisien, biaya transportasi dapat ditekan, serta konektivitas antarwilayah meningkat.
Bagi warga, jalan baru ini bukan sekadar infrastruktur fisik, melainkan simbol perubahan dan harapan baru bagi kemajuan desa. Keberadaan jalan yang layak menjadi fondasi penting dalam meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat secara berkelanjutan.***

