Portal Pantura, Brebes – Panggung utama Gebyar Bumiayu Fair (GBF) 2026 mendadak riuh oleh sorak sorai dan tepuk tangan penonton. Pentas seni budaya yang digelar di Lapangan Asri Kecamatan Bumiayu Kabupaten Brebes ini berlangsung sangat semarak pada Rabu, (02/09/2026).
Suasana semakin meriah saat tiga penari cilik asal SDN Dukuhtengah Galuhtimur Kecamatan Tonjong Kabupaten Brebes naik ke atas panggung. Gheisa Shakila Apriliana, Athiya Nurul Hana, dan Wisma Ain Wibiyono berhasil menghipnotis ribuan pasang mata.
Suasana Panggung dan Pertunjukan Memukau
Ratusan warga dari berbagai penjuru Brebes bagian selatan tampak antusias memadati area depan panggung utama GBF 2026. Gelak tawa dan tepuk tangan riuh terus membahana sepanjang laga pertunjukan seni budaya tersebut.
Sorot lampu panggung yang megah kian menambah keanggunan setiap gerakan para penari cilik. Pengunjung pun tak henti-hentinya mengabadikan momen kemeriahan tersebut menggunakan kamera ponsel mereka.
Kisah Candi Gagang Golok dalam Balutan Seni
Tari Kreasi Gajah Wong ini mengangkat kisah tragedi dan percintaan tulus di Candi Gagang Golok. Cerita tentang Putri Ayu Galuh dan pemuda bertuah Aji Rawa Rontek ini disajikan begitu hidup.
Meski jalinan asmara mereka terhalang restu Raja Sumedang Larang, janji sakral tetap teguh diikat. Konflik emosional dalam tarian berhasil tersampaikan dengan sangat apik kepada seluruh penonton.
Keindahan Gerak Tari dan Rahasia di Balik Layar
Alur tarian menggambarkan kelahiran bayi berbadan manusia berkepala gajah akibat kutukan sang raja. Bayi yang terbuang ke hutan tersebut kemudian dirawat penuh kasih oleh Ki Ulang dan Nyi Alung.
Perpaduan gerakan lincah dan gemulai mengekspresikan tekad kuat serta kelembutan hati menghadapi prahara. Pesan moral mendalam ini sukses menyentuh perasaan para pengunjung GBF 2026.
Kejutan Latihan Enam Hari yang Sempurna
Di balik kesuksesan penampilan ini, ada tangan dingin Jimmy HC Al-Faizin selaku penata gerak. Penampilan makin memesona berkat balutan busana dari Sanggar Sembung Senggani serta riasan dari Dian Try Prastika.
Jimmy mengungkapkan penari hanya menjalani latihan intensif selama enam hari sebelum tampil. Hasil kerja keras singkat ini membuahkan decak kagum serta riuh tepuk tangan meriah dari penonton.***
Tim Redaksi


