Portal Pantura – Di tengah sawah luas dan jalanan desa yang bergelombang, sebuah taman tiba-tiba tumbuh. Bukan hanya pohon dan bunga yang mekar di sana.
Tetapi juga harapan, semangat, cita-cita warga masyarakat di Desa Kambangan, Kecamatan Lebaksiu, Kabupaten Tegal.
Namanya Sabin Garden. Sebuah taman estetik yang perlahan mulai mengubah wajah desa, dari tempat yang selama ini lebih dikenal karena keluhan infrastruktur, menjadi destinasi lokal membanggakan.

Program Tilik Desa yang rutin dilakukan Bupati Tegal, H. Ischak Maulana, kembali digelar Rabu, 16 Juli 2025. Seperti biasa, keluhan warga tetap sama, jalan rusak dan minimnya penerangan.
Namun, di tengah-tengah suara keluh itu, hadir sebuah suara lain, suara optimisme untuk meningkatkan perekonomian desa muncul.
Sabin Garden berdiri di atas lahan bengkok desa. Ide ini bukan datang dari pemerintah pusat, tapi dari akar rumput hasil kolaborasi pengusaha lokal, H. Atik, dan BUMDes Kambangan.
Hasilnya? Taman penuh warna dengan bunga-bunga cantik, area bermain untuk anak-anak, tempat makan sederhana, dan bahkan rencana membangun mini kebun binatang.
Yang paling unik adalah kehadiran Domba Moreno, jenis domba dari Dataran Tinggi Dieng, yang kini jadi maskot Sabin Garden. Warga menyambutnya seperti selebriti desa baru ramai dikunjungi, ramai dipotret.
Bagi sebagian orang, taman ini mungkin hanya tempat duduk santai di akhir pekan. Tapi bagi warga Desa Kambangan, Sabin Garden adalah bukti bahwa perubahan bisa dimulai dari langkah kecil.
Tim Redaksi
