TERBARU
Memuat berita terbaru...
IKLAN
News

Satgas TMMD dan Pemdes Cikuya Kawal Pembangunan MCK Mushola Hingga 70 Persen

×

Satgas TMMD dan Pemdes Cikuya Kawal Pembangunan MCK Mushola Hingga 70 Persen

Sebarkan artikel ini
Kepala Desa Cikuya bersama Satgas TMMD meninjau pembangunan MCK Mushola Al-Badriah yang telah mencapai 70 persen di Dukuh Kopi, Brebes.
IKLAN
Ukuran teks

Portal Pantura, Brebes – Program TNI Manunggal Membangun Desa () Reguler ke-127 yang digelar Kodim 0713/Brebes terus menunjukkan progres signifikan. Salah satu sasaran fisik yang tengah dipercepat adalah pembangunan sarana Mandi, Cuci, Kakus (MCK) di Mushola Al-Badriah, Dukuh Kopi, Desa , Kecamatan .

Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan pada Rabu (25/2/2026), progres pembangunan fasilitas sanitasi tersebut telah mencapai sekitar 70 persen. Pekerjaan kini memasuki tahap penyelesaian dinding serta instalasi dasar saluran air.

Kepala Desa Cikuya, Sekod, turun langsung meninjau lokasi pembangunan bersama anggota Satuan Tugas (Satgas) . Kehadiran pemerintah desa di lapangan menjadi bentuk dukungan sekaligus pengawasan agar proyek berjalan sesuai rencana.

iklan

“Kami memastikan progres pekerjaan sesuai target. Saat ini sudah sekitar 70 persen dan kami optimistis bisa selesai tepat waktu,” ujar Sekod saat ditemui di lokasi kegiatan.

Menurutnya, keberadaan MCK di area mushola menjadi kebutuhan mendesak bagi warga Dukuh Kopi. Selama ini, fasilitas sanitasi yang terbatas membuat jamaah kurang nyaman, terutama saat kegiatan ibadah dengan jumlah peserta yang banyak.

Program tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur umum seperti jalan dan jembatan, tetapi juga menyasar fasilitas dasar yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat. Pembangunan MCK di lingkungan tempat ibadah dinilai strategis karena berkaitan erat dengan aspek kesehatan dan kebersihan warga.

Anggota Satgas di lapangan, Serda Djoko Santoso, menjelaskan bahwa pengerjaan dilakukan secara bertahap dengan tetap memperhatikan kualitas konstruksi. Ia menegaskan bahwa standar bangunan menjadi prioritas agar fasilitas dapat digunakan dalam jangka panjang.

“Kami tidak hanya mengejar waktu, tetapi juga memastikan kualitas bangunan sesuai spesifikasi. Harapannya, MCK ini bisa dimanfaatkan masyarakat dalam waktu lama tanpa kendala berarti,” katanya.

Sinergi antara personel TNI dan warga setempat menjadi kunci percepatan pembangunan. Warga secara bergotong royong membantu proses pengerjaan, mulai dari pengangkutan material hingga pekerjaan ringan lainnya. Kolaborasi tersebut mencerminkan semangat kemanunggalan TNI dan rakyat yang menjadi ruh utama program .

Di tempat terpisah, Komandan Kodim 0713/Brebes sekaligus Komandan Satgas Reguler ke-127, Letkol Inf Ambariyantomo, menyampaikan bahwa pembangunan fasilitas sanitasi di tempat ibadah memiliki dampak sosial yang luas.

“Penyediaan MCK yang layak bukan sekadar pembangunan fisik. Ini bagian dari upaya meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat desa. Lingkungan ibadah yang bersih dan sehat akan memberi kenyamanan bagi jamaah,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan seluruh personel Satgas untuk menjaga ritme kerja agar seluruh sasaran fisik dapat rampung sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Dengan sisa waktu pelaksanaan yang ada, pihaknya optimistis target penyelesaian bisa tercapai maksimal.

Program Reguler ke-127 di wilayah Kabupaten Brebes tidak hanya diharapkan memperbaiki infrastruktur, tetapi juga mendorong peningkatan kualitas hidup masyarakat secara berkelanjutan. Pembangunan MCK Mushola Al-Badriah menjadi salah satu contoh konkret intervensi yang menyasar kebutuhan dasar warga.

Ke depan, Pemerintah Desa Cikuya berharap fasilitas tersebut dapat dirawat bersama oleh masyarakat sehingga manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang. Dengan progres yang telah mencapai 70 persen, warga Dukuh Kopi kini menanti rampungnya pembangunan agar dapat segera digunakan untuk menunjang aktivitas ibadah sehari-hari.***

Imam Muzaki

Terbaru dari Imam Muzaki