Menurutnya, sinergi antara TNI, pemerintah desa, dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan pelaksanaan kegiatan. Warga yang terlibat secara sukarela menunjukkan bahwa semangat gotong royong masih terjaga di tengah masyarakat pedesaan.
“TMMD sangat membantu desa kami. Tidak hanya memperbaiki fasilitas umum, tetapi juga membangun rasa kebersamaan dan kepedulian sosial. Kami berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut,” ujarnya.
Program TMMD ke-127 sendiri merupakan bagian dari upaya TNI dalam mendukung percepatan pembangunan di wilayah pedesaan. Selain sasaran fisik, kegiatan nonfisik seperti penyuluhan, pembinaan masyarakat, dan kerja bakti sosial turut menjadi prioritas.
Dengan pengecatan Mushola Nurul Huda ini, diharapkan warga Desa Cikuya dapat menjalankan ibadah Ramadhan dengan suasana yang lebih nyaman dan khusyuk. Kehadiran Satgas TMMD pun menjadi bukti bahwa pembangunan desa tidak hanya menyasar infrastruktur, tetapi juga memperhatikan aspek sosial dan spiritual masyarakat.***
Tim Redaksi

