“Keterlibatan anak muda seperti ini memperkuat program pemerintah dalam mewujudkan kota yang lebih bersih dan berkelanjutan. Kami berharap gerakan ini terus berkembang,” ujar Denni.
Kolaborasi Kunci Keberhasilan
Sharp Greenerator bekerja sama dengan berbagai NGO dan fasilitator dalam pelaksanaan program. Di antaranya Borneo Orangutan Survival Foundation (BOSF), Coaction Indonesia, Yayasan Terumbu Karang Indonesia (Terangi), dan Transformasi Hijau (Trashi).
Melani Kurnia, perwakilan NGO fasilitator sejak awal pendirian, menyebut program ini bukan sekadar CSR. “Kami melihat peserta yang dulunya hanya belajar kini memimpin aksi lingkungan. Itu bukti nyata pemberdayaan,” ungkap Melani.
Bagi para anggotanya, komunitas ini menjadi rumah pembelajaran yang membentuk karakter peduli lingkungan. Banyak alumni kini terlibat dalam kampanye hijau di tempat kerja, kampus, dan komunitas.
Komitmen Jangka Panjang
Prima Yuliana, Presiden Sharp Greenerator, menegaskan komitmen komunitas untuk terus bergerak. “Kami percaya bahwa menjaga bumi tidak harus dimulai dari hal besar. Yang penting dilakukan bersama, konsisten, dan tulus,” kata Prima.
Ia menambahkan sepuluh tahun ini hanyalah awal. Komunitas akan terus mengajak lebih banyak anak muda untuk peduli lingkungan.
PT Sharp Electronics Indonesia menyampaikan apresiasi kepada NGO partner, fasilitator, relawan, pemerintah daerah, media, dan masyarakat yang telah mendukung Sharp Greenerator.
Memasuki dekade baru, Sharp Greenerator menargetkan visi lebih luas dengan lebih banyak aksi hijau, penguatan edukasi lingkungan, dan dampak positif lebih besar bagi bumi.***

