Portal Pantura, Brebes – Satu langkah lari kini bisa berubah jadi satu pohon yang tumbuh puluhan tahun ke depan. Itulah yang dibuktikan Sharp Indonesia lewat penanaman 600 pohon Rasamala di kawasan konservasi Elang Jawa, Taman Nasional Gunung Halimun Salak, Bogor, Rabu (9/7/2026).
Penanaman ini merupakan realisasi komitmen “1 Pelari = 1 Pohon” yang digagas Sharp Indonesia usai sukses menggelar ajang lari Sharp Run for the Future. Program lanjutan bertajuk “From Every Step, A Forest Grows” ini digarap bersama Hutan Itu Indonesia dan Postinc.
Restorasi Habitat Elang Jawa Lewat 600 Bibit Rasamala
Lokasi penanaman dipilih bukan tanpa alasan. Pusat Suaka Elang di kawasan tersebut menjadi tempat rehabilitasi Elang Jawa (Nisaetus bartelsi), satwa endemik Indonesia berstatus terancam punah sekaligus indikator kesehatan ekosistem hutan.
Sebanyak 600 bibit pohon Rasamala (Altingia excelsa) yang ditanam merupakan spesies endemik Pulau Jawa dengan daya serap karbon tinggi. Pohon ini juga berperan menjaga tutupan hutan dan siklus air kawasan.
Berpotensi Serap 180 Ton CO2 per Tahun
Dari sisi lingkungan, penanaman 600 pohon ini diproyeksikan mampu merestorasi sekitar 2,4 hektare kawasan hutan. Saat mencapai fase pertumbuhan optimal, pepohonan tersebut berpotensi menyerap hingga 180 ton CO2e serta menghasilkan 60-72 ton oksigen setiap tahun.
Selain manfaat ekologis, program ini turut memperkuat habitat alami Elang Jawa dan menopang keberlangsungan flora-fauna lain yang bergantung pada ekosistem hutan tersebut.
Sustainability Jadi Filosofi Bisnis, Bukan Sekadar CSR
President Director PT Sharp Electronics Indonesia (SEID) Shinji Teraoka menegaskan keberlanjutan kini menjadi filosofi bisnis Sharp di Indonesia, bukan lagi sekadar program tanggung jawab sosial perusahaan semata.
Menurutnya, setiap langkah peserta Sharp Run for the Future telah berubah menjadi pohon yang akan terus tumbuh selama puluhan tahun. Ia berharap kegiatan ini bisa menginspirasi lebih banyak perusahaan dan masyarakat untuk ikut menjaga lingkungan.
Brand Activation yang Berdampak Nyata
PR & Brand Communication Department Head SEID Pandu Setio menyebut keberhasilan sebuah kampanye tidak hanya diukur dari besarnya eksposur, melainkan dampak yang ditinggalkan bagi lingkungan dan masyarakat.
Sementara itu, Puteri Indonesia Lingkungan 2026 Vicky Kosasie yang hadir dalam acara tersebut mengajak generasi muda untuk mulai berkontribusi lewat langkah-langkah sederhana. Ia menilai perubahan besar selalu dimulai dari aksi kecil yang dilakukan bersama-sama.

