Portal Pantura, Brebes – SMA Negeri 1 Bumiayu ikut meramaikan Karnaval Pembangunan Seni dan Budaya dalam rangka peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia. Acara berlangsung meriah di Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes, Minggu (24/8/2025).
Sekolah yang dipimpin oleh Kepala SMA Negeri 1 Bumiayu, Yuniarso Amirudin, S.Pd., M.Si., tampil dengan konsep berbeda. Mereka mengangkat tema “Program Ketahanan Pangan” melalui karya kreatif berupa Gunungan Sayur.
Gunungan Sayur Jadi Ikon
Gunungan ini tersusun dari berbagai hasil bumi lokal. Beragam sayuran segar ditata rapi dan artistik hingga membentuk karya visual yang menarik perhatian masyarakat. Selain indah dipandang, karya tersebut sarat makna edukasi.
“Melalui karya ini, kami ingin mengedukasi masyarakat tentang pentingnya ketahanan pangan dan pengelolaan sampah. Dekorasi dibuat ramah lingkungan dan mengurangi penggunaan plastik,” kata Yuniarso saat ditemui di sela acara.
Ia menambahkan, keikutsertaan sekolah tidak sekadar untuk hiburan. Pesan utama yang diusung adalah bagaimana masyarakat bisa menjaga ketersediaan pangan sekaligus melestarikan lingkungan.
Angkat Potensi Lokal
Partisipasi SMA Negeri 1 Bumiayu juga menjadi ajang promosi potensi pertanian wilayah selatan Brebes. Daerah ini dikenal sebagai penghasil sayur-mayur berkualitas yang menjadi penopang kebutuhan pangan masyarakat.
Gunungan sayur menjadi simbol keberlimpahan hasil bumi sekaligus pengingat bahwa pangan sehat berasal dari tanah yang dikelola dengan baik.
“Kami ingin menunjukkan bahwa wilayah Brebes bagian selatan punya potensi besar di sektor pertanian. Anak-anak kami belajar sekaligus memperkenalkan hasil bumi kepada masyarakat luas,” imbuh Yuniarso.
Ditutup dengan Berbagi
Menariknya, gunungan sayur yang ditampilkan tidak hanya untuk pameran. Usai karnaval, hasil bumi tersebut dibagikan kepada warga sekitar. Momen ini disambut hangat masyarakat yang hadir menyaksikan karnaval.
Pembagian hasil bumi menjadi simbol semangat gotong royong dan berbagi. Nilai kebersamaan ini menjadi pesan penting yang dibawa SMA Negeri 1 Bumiayu dalam perayaan kemerdekaan.
“Anak-anak tidak hanya belajar kreativitas, tetapi juga belajar berbagi. Nilai inilah yang harus terus dijaga sebagai bagian dari karakter bangsa,” ujar salah satu guru pendamping.
Apresiasi dari Masyarakat
Kehadiran SMA Negeri 1 Bumiayu dalam karnaval menuai apresiasi dari panitia dan warga. Kreativitas siswa dianggap mampu menghadirkan tontonan sekaligus tuntunan.
Gunungan sayur menjadi bukti bahwa seni dan budaya bisa menjadi media edukasi yang efektif. Masyarakat tidak hanya terhibur, tetapi juga mendapatkan pesan tentang pentingnya menjaga pangan dan lingkungan.
Dengan partisipasi tersebut, SMA Negeri 1 Bumiayu menegaskan komitmennya dalam dunia pendidikan. Tidak hanya mendidik di ruang kelas, tetapi juga terjun langsung memberikan contoh nyata kepada masyarakat.
Karnaval pembangunan di Bumiayu tahun ini menjadi bukti semangat kebersamaan. Kreativitas, edukasi, dan nilai gotong royong berpadu dalam satu perayaan.***
Tim Redaksi

