Fokus pada Sanitasi dan Higienitas
Aipda Tanto yang mewakili Kapolsek memberikan perhatian khusus pada aspek kebersihan dan sanitasi. Menurutnya, standar higienitas dapur menjadi kunci kelancaran operasional SPPG.
“Area dapur program Makan Bergizi Gratis harus steril dan bebas dari sampah. Ini penting agar SPPG dapat berjalan lancar dan menghasilkan makanan yang aman dikonsumsi,” tegas Tanto.
Rencana Pengembangan
Dengan target awal 1.100 penerima manfaat, SPPG Kalijurang merencanakan perluasan jangkauan layanan secara bertahap. Penambahan jumlah penerima manfaat akan disesuaikan dengan kapasitas produksi dan ketersediaan sumber daya.
Kehadiran SPPG di tingkat desa diharapkan mempercepat distribusi dan memastikan kualitas makanan bergizi tetap terjaga hingga ke tangan penerima manfaat. Model pelayanan terdesentralisasi ini juga memudahkan pengawasan dan evaluasi program secara real-time.
Peluncuran SPPG Kalijurang menandai komitmen bersama antara pemerintah, lembaga pengelola, dan masyarakat dalam mewujudkan pemenuhan gizi yang merata dan berkelanjutan. Keberhasilan program ini akan menjadi indikator penting bagi pengembangan SPPG di wilayah lain.***

