Portal Pantura, Brebes – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 di Desa Cikuya, Kecamatan Banjarharjo, Kabupaten Brebes, dibuka dengan aksi kepedulian sosial. Ribuan anak usia dini menerima paket gizi berupa susu dan telur gratis, Selasa (10/2/2026).
Distribusi bantuan dilakukan personel Satuan Tugas TMMD bersama Pemkab Brebes sejak pagi hari. Anak-anak didampingi orang tua dan guru tampak antusias menerima bantuan yang bertujuan meningkatkan asupan gizi dan mencegah stunting.
Program Nonfisik TMMD
Komandan Satgas TMMD ke-127, Letkol Infanteri Ambariyantomo, S.Hub.Int, menegaskan bahwa pemberian bantuan gizi merupakan bagian integral dari program nonfisik TMMD. Selain membangun infrastruktur fisik, kegiatan ini dirancang memperkuat kualitas sumber daya manusia.
“Pemenuhan gizi sejak dini adalah kunci menciptakan generasi sehat dan produktif. Ini kontribusi nyata TNI mendukung program pemerintah dalam penurunan angka stunting di pedesaan,” terangnya di lokasi kegiatan.
Menurut Ambariyantomo, TMMD tidak sekadar membangun jalan atau jembatan. Program sosial dengan dampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat menjadi prioritas setara, terutama isu kesehatan anak.
Respons Positif Warga
Masyarakat Desa Cikuya menyambut baik program bantuan gizi. Sejumlah orang tua mengaku terbantu, mengingat kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya pulih. Selain manfaat langsung, inisiatif ini dinilai meningkatkan kesadaran pentingnya pola makan bergizi seimbang.
Kepala Desa Cikuya menyampaikan apresiasi atas sinergi TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam TMMD. Ia menilai pendekatan terpadu mampu mempercepat pembangunan sekaligus meningkatkan kualitas hidup warga.
“Kami berharap program berkelanjutan seperti ini terus hadir, khususnya di wilayah yang masih memerlukan perhatian serius di bidang infrastruktur dan kesehatan,” ujarnya.
Edukasi Kesehatan Terpadu
Selain pembagian makanan tambahan, TMMD ke-127 menggelar berbagai kegiatan edukatif. Materi penyuluhan meliputi kesehatan lingkungan, perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), serta peran keluarga dalam optimalisasi tumbuh kembang anak.
Program edukasi dirancang memberikan pemahaman komprehensif kepada masyarakat tentang pentingnya investasi kesehatan sejak usia dini.
Sinergi Pembangunan Desa
TMMD merupakan wujud kolaborasi TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam akselerasi pembangunan wilayah. Program yang dicanangkan sejak era Orde Baru ini terus beradaptasi dengan kebutuhan zaman.
Pendekatan nonfisik seperti pelayanan kesehatan, penyuluhan, dan kegiatan sosial kini menjadi pilar penting di samping pembangunan infrastruktur. Strategi ini diharapkan memperkuat ketahanan sosial masyarakat dari akar rumput.
Melalui rangkaian kegiatan di Desa Cikuya, diharapkan tercipta hubungan harmonis antara TNI dan masyarakat. Lebih dari sekadar program pembangunan, TMMD ditargetkan memberi dampak berkelanjutan bagi generasi penerus agar tumbuh sehat dengan masa depan lebih cerah.***

