Portal Pantura, Brebes – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 Tahun 2026 resmi dimulai melalui upacara pembukaan yang berlangsung di Lapangan Desa Cikuya, Kecamatan Banjarharjo, Kabupaten Brebes, Selasa (10/2/2026). Kegiatan ini menandai dimulainya rangkaian pembangunan terpadu yang melibatkan TNI, pemerintah daerah, serta partisipasi aktif masyarakat.
Upacara pembukaan dipimpin oleh Wakil Bupati Brebes H. Wurja, S.E., yang bertindak sebagai inspektur upacara. Sejumlah pejabat turut hadir, di antaranya perwakilan Danrem 071/Wijayakusuma yang diwakili Kasiter Rem 071/WK Letkol Cba (K) Roro Sri Harjani, E.D.A., E.S.Sos., Komandan Kodim 0713/Brebes Letkol Inf Ambariyantomo, S.Hub.Int., unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), jajaran TNI-Polri, perwakilan organisasi perangkat daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta warga setempat.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati menegaskan bahwa TMMD merupakan program lintas sektor yang memiliki peran strategis dalam mendukung percepatan pembangunan di wilayah pedesaan, khususnya di daerah yang masih membutuhkan peningkatan infrastruktur dan pelayanan dasar.
Menurutnya, keberhasilan TMMD tidak hanya diukur dari hasil pembangunan fisik, tetapi juga dari tumbuhnya semangat kebersamaan dan gotong royong di tengah masyarakat. Program ini, kata dia, menjadi sarana memperkuat hubungan antara TNI dan masyarakat sekaligus mendorong kemandirian desa.
“Melalui TMMD, kita tidak hanya membangun sarana dan prasarana, tetapi juga memperkuat nilai kebersamaan serta meningkatkan kepedulian sosial di lingkungan masyarakat,” ujarnya.
Pada pelaksanaan TMMD ke-127 ini, sejumlah kegiatan fisik menjadi prioritas, antara lain pembangunan dan perbaikan jalan desa, rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH), serta pembangunan sarana penunjang lainnya yang diharapkan dapat memperlancar aktivitas ekonomi dan mobilitas warga.
Selain kegiatan fisik, program nonfisik juga menjadi bagian penting dalam TMMD. Berbagai penyuluhan direncanakan akan digelar, meliputi wawasan kebangsaan, kesehatan masyarakat, pertanian, hingga kegiatan sosial yang bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kualitas hidup warga.
Komandan Kodim 0713/Brebes Letkol Inf Ambariyantomo selaku Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) TMMD ke-127 menyampaikan bahwa seluruh personel yang terlibat telah dipersiapkan untuk menjalankan program secara optimal. Ia menekankan pentingnya sinergi antara aparat dan masyarakat agar seluruh target kegiatan dapat tercapai sesuai rencana.
“Kami berkomitmen melaksanakan kegiatan ini dengan maksimal, bekerja bersama masyarakat agar hasilnya benar-benar memberi manfaat nyata dan berkelanjutan,” katanya.
Ia juga berharap pembangunan yang dilakukan melalui TMMD dapat menjadi pemicu pertumbuhan di wilayah pedesaan, baik dari sisi ekonomi, pendidikan, maupun kesejahteraan sosial masyarakat secara umum.
Rangkaian upacara pembukaan berlangsung tertib dan khidmat. Acara ditandai dengan penandatanganan naskah kerja sama sebagai simbol dimulainya kegiatan, dilanjutkan dengan penyerahan alat kerja secara simbolis kepada perwakilan pelaksana di lapangan. Selain itu, dilakukan pula penyerahan bantuan sosial berupa paket sembako dan telur kepada masyarakat, serta kegiatan penanaman pohon sebagai bentuk kepedulian terhadap kelestarian lingkungan.
Program TMMD ke-127 dijadwalkan berlangsung selama 30 hari ke depan. Selama periode tersebut, berbagai kegiatan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat akan dilaksanakan secara bertahap dengan melibatkan berbagai unsur terkait.
Melalui program ini, pemerintah daerah bersama TNI berharap pembangunan di wilayah pedesaan dapat berjalan lebih merata dan memberikan dampak langsung bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat, sekaligus memperkuat semangat kebersamaan sebagai fondasi utama pembangunan di daerah.***

