Kepala desa setempat menilai, dampak ekonomi dari kegiatan TMMD menjadi nilai tambah yang patut diapresiasi. Selain membuka akses jalan yang akan menunjang mobilitas warga dalam jangka panjang, peningkatan pendapatan UMKM selama program berlangsung turut membantu ketahanan ekonomi keluarga.
“Warga sangat terbantu, terutama pedagang kecil. Ramadhan kali ini terasa lebih hidup,” ujarnya.
Program TMMD Reguler ke-127 di Brebes menjadi contoh bahwa pembangunan tidak hanya diukur dari hasil fisik yang terlihat, tetapi juga dari dampak sosial dan ekonomi yang dirasakan langsung oleh masyarakat. Bagi Wawan dan pelaku UMKM lainnya di Desa Cikuya, Ramadhan 2026 menjadi momen penuh berkah berkat meningkatnya aktivitas desa selama pelaksanaan program.
Dengan sinergi antara aparat dan masyarakat, diharapkan manfaat program ini tidak berhenti pada masa pelaksanaan saja, tetapi berlanjut dalam bentuk pertumbuhan ekonomi desa yang lebih mandiri dan berkelanjutan.***

